TECHNOLOGI & PENDIDIKANBERITA

LKP Sardjia Hadi Sardjana Temanggung Resmi Buka Program PKW Gold 2026 Bidang Tata Busana

162
×

LKP Sardjia Hadi Sardjana Temanggung Resmi Buka Program PKW Gold 2026 Bidang Tata Busana

Sebarkan artikel ini

Temanggung, TombakRakyat.com — LKP Sardjia Hadi Sardjana Temanggung resmi membuka Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Gold Tahun 2026 pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung di lingkungan lembaga dengan diikuti puluhan peserta didik yang akan menjalani pelatihan keterampilan tata busana berbasis kewirausahaan.

Program PKW Gold 2026 merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Kursus dan Pelatihan di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut dirancang untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan praktis sekaligus kemampuan membangun usaha mandiri.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Suharti, jajaran pengelola lembaga, instruktur, serta peserta didik PKW Gold Tahun 2026.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Lapas Klaten Buka Program Pendidikan Nonformal Kejar Paket A, B, dan C Bersama PKBM Harapan Bangsa

Direktur LKP Sardjia Hadi Sardjana Temanggung, Dr. Dwanda Julisa Sistyawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa pihak lembaga sebelumnya mengusulkan 30 calon peserta dalam proposal program PKW Gold 2026. Namun, setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan verifikasi, sebanyak 20 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pelatihan.

“Program ini akan dilaksanakan selama 250 jam pembelajaran dengan durasi enam jam per hari, mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Total kegiatan akan berlangsung selama 42 kali pertemuan,” ujar Dwanda.

Baca Juga  Antisipasi DBD, Koramil 08/Banyudono dan Dinkes Laksanakan Fogging di Desa Bendan

Menurutnya, pelatihan tidak hanya difokuskan pada kemampuan teknis tata busana, tetapi juga diarahkan untuk membentuk pola pikir kewirausahaan peserta agar mampu bersaing dan mandiri setelah menyelesaikan program.

Sementara itu, Suharti mengapresiasi konsistensi LKP Sardjia Hadi Sardjana Temanggung dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nonformal di Kabupaten Temanggung.

Ia menilai program PKW menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kompetensi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui pendidikan berbasis keterampilan kerja dan kewirausahaan.

“Peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis di bidang tata busana, tetapi juga pemahaman mengenai manajemen usaha, pemasaran, hingga pengembangan usaha mandiri. Harapannya, setelah menyelesaikan pelatihan mereka mampu membuka usaha sendiri dan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Rekrutmen PPPK Guru Madrasah dalam Dilema Keadilan dan Profesionalisme

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyerahkan perlengkapan alat dan bahan praktik secara simbolis kepada peserta didik sebagai penunjang proses pembelajaran selama program berlangsung.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara tamu undangan, instruktur, dan peserta didik.

Melalui pelaksanaan Program PKW Gold 2026 bidang tata busana ini, peserta diharapkan mampu memiliki keterampilan aplikatif, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang usaha mandiri yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Temanggung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *