BERITADAERAHSOCIAL & BUDAYA

Pelantikan JATMAN Kaligesing 2025–2029: Momentum Menguatkan Thoriqoh Mu’tabaroh

153
×

Pelantikan JATMAN Kaligesing 2025–2029: Momentum Menguatkan Thoriqoh Mu’tabaroh

Sebarkan artikel ini

TombakRakya.com – Kaligesing Purworejo Ribuan jamaah memadati Lapangan Pasar Karangsari, Desa Kaligono, Sabtu (06/12/2025), dalam gelaran Pengajian Selapanan Sabtu Pahing Thoriqoh Qodiriyah Wannagsabandiyah yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus JATMAN Idaroh Ghusniyyah Kecamatan Kaligesing Masa Khidmah 2025–2029.

 

Acara menghadirkan Mauidhoh Hasanah oleh KH Ahmad Chalwani Nawawi, Rais ‘Ali Idarah ‘Aliyyah JATMAN Masa Khidmah 2025–2030 sekaligus Pengasuh Ponpes An-Nawawi Berjan Purworejo. Dalam tausyiahnya, beliau menegaskan pentingnya menjaga amaliyah thoriqoh mu’tabaroh sebagai jalan penyucian hati dan pembentukan akhlak di tengah dinamika masyarakat modern.

 

Panitia mencatat sekitar 4.000 jamaah hadir dari berbagai wilayah Purworejo. Pada kesempatan tersebut, terkumpul infak sebesar Rp22 juta yang sepenuhnya disalurkan melalui JATMAN Pusat untuk membantu korban bencana di Sumatera.

Baca Juga  Pameran Seni BUMI - Galeri Dewan Kesenian Surabaya

 

Prosesi pelantikan pengurus dipimpin oleh Ketua JATMAN Purworejo KH Irfan Hakim Syadzali bersama Rois JATMAN, KH Harun. Rangkaian pelantikan meliputi pembacaan Surat Keputusan, pembaiatan pengurus, serta doa bersama.

Sejumlah tokoh turut hadir, antara lain KH Ahmad Chalwani Nawawi, Ketua MWCNU Kaligesing KH Khabib Soleh, Kiai Muh Jamili selaku Ketua Pengajian Thoriqoh TQN Purworejo, jajaran pengurus JATMAN se-Purworejo, serta unsur Forkopimcam Kaligesing.

 

Kepengurusan Idaroh Ghusniyyah JATMAN Kaligesing Masa Khidmah 2025–2029 terdiri atas Rois Kiai Samsudin, Ketua/Mudzir Kiai M. Makruf, serta Penasehat KH Muhammad Zamzami. Pelantikan ini menjadi pelantikan ketiga di Purworejo setelah Kecamatan Kutoarjo dan Bener.

Baca Juga  Perang In This Era Bukan Masalah Agama

 

Mudzir JATMAN Kaligesing, Kiai M. Makruf, menyampaikan bahwa kepengurusan baru menargetkan perluasan syiar Thoriqoh Mu’tabaroh An-Nahdliyah ke seluruh desa di Kaligesing. Sejumlah desa sudah aktif, seperti Ngaran, Kaligono, Sumowono, Sudorogo, dan Tlogobulu, sementara Jatirejo serta Somongari masih menjadi fokus pembinaan lanjutan.

 

“Kami ingin masyarakat semakin mengenal thoriqoh. Harapannya, semua warga dapat ikut amalan thoriqoh karena para pejuang seperti Mbah Kiai Chalwani Nawawi adalah sosok yang teguh dalam tarekat,” ujar Kiai Makruf.

Baca Juga  56 Prajurit Kemanusiaan Dikukuhkan Jadi TRC Mandiri, Siap Hajar Cuaca Ekstrem dari Akar Rumput

 

Sebagai bagian dari program syiar, Idaroh Ghusniyyah saat ini menyediakan 10 bendera resmi JATMAN untuk dipinjam masyarakat dalam kegiatan pengajian dan acara keagamaan. Pertemuan rutin dijadwalkan minimal dua bulan sekali dengan target peningkatan menjadi agenda bulanan.

 

Ketua panitia, Slamet Wiyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas kelancaran kegiatan.

“Alhamdulillah acara berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Terima kasih kepada jamaah dan masyarakat Kaligesing yang telah mendukung,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *