NASIONALBERITAEdukasi

Kompetensi Jurnalis Ditajamkan Lewat Diklat Jurnalistik di Bumi Lavanaa Purworejo

147
×

Kompetensi Jurnalis Ditajamkan Lewat Diklat Jurnalistik di Bumi Lavanaa Purworejo

Sebarkan artikel ini

TombakTakyat.Com – Purworejo, Jawa Tengah — Kompetensi dalam dunia jurnalistik tidak semata berbicara soal penguasaan teknik dan keterampilan. Lebih dari itu, performa seorang jurnalis sangat ditentukan oleh disiplin dalam melatih diri serta konsistensi melakukan evaluasi berkelanjutan (self improvement).

Semangat inilah yang mengemuka dalam kegiatan Diklat Jurnalistik yang diselenggarakan pada 07 Februari 2026 di Bumi Lavanaa, Purworejo, Jawa Tengah. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Sumarni Utamining, jurnalis Koran Joglo Jateng, sebagai pemateri utama.
Dua kata, kompetensi & Performa  dinilai tepat disematkan kepada Ibu Sumarni Utamining. Dalam pemaparannya, ia mampu “membawa” realitas kerja jurnalistik di lapangan dan “menghadirkannya” ke dalam ruang kelas dengan metode penyampaian yang lugas, hidup, dan inspiratif.

Baca Juga  EKIDZ Konveksi Buka Lowongan Kerja, Bisnis Fashion Tembus Pasar Nasional

Dalam sesi materi, ia menekankan pentingnya jurnalisme yang berbasis data serta informasi yang faktual dan aktual, dengan Kode Etik Jurnalistik sebagai nadi utama dalam setiap kerja jurnalistik.
“Berbasis data dan informasi yang faktual serta aktual, dengan tetap menjadikan Kode Etik sebagai pijakan utama jurnalis dalam bekerja,” tegasnya di hadapan peserta.

Baca Juga  Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tergeletak di Penjaringan, Polisi Sigap Evakuasi Korban


Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar jurnalistik, pemahaman Do & Don’t bagi jurnalis pemula, hingga berbagai pengalaman lapangan yang relevan dengan tantangan kerja jurnalistik saat ini.

Pemaparan tersebut dinilai sangat membantu peserta dalam meminimalkan potensi kesalahan yang dapat merugikan diri sendiri sejak awal terjun ke dunia jurnalistik.
Dalam praktiknya, jurnalis kerap dihadapkan pada kondisi lapangan yang tidak ideal. Namun demikian, profesionalisme tetap menjadi tuntutan utama dalam memperoleh dan menyajikan berita yang faktual dan aktual. Oleh karena itu, peserta didorong untuk memposisikan diri secara tegas, tidak ragu, tetap patuh pada koridor Kode Etik Jurnalistik, serta didukung kemampuan komunikasi yang asertif agar mampu membangun dan menjaga jejaring dengan narasumber.

Baca Juga  Kunjungan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di RSUP Dr Kariadi Pasca Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans

Melalui diklat ini, diharapkan seluruh peserta terus bersemangat meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti berbagai pelatihan kompetensi, memahami Undang-Undang Pers, serta melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan melalui praktik aktif menulis dan memproduksi karya jurnalistik.

Endang Werdiningsih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *