SEKAWAN WELAS: PSK Rayakan Akar Gerakan Sastra Kendal
KENDAL — Perayaan NgopiSastra#29: Tumpengan Sekawan Welas Taun PSK menjadi momentum penting bagi Pelataran Sastra Kaliwungu (PSK) untuk menegaskan kembali akar perjalanan komunitas sastra di Kendal. Digelar di Omah KopiSufi, Brangsong, Minggu (9/12), acara ini dihadiri pegiat sastra, literasi, dan budaya dari berbagai komunitas.
Jejak Lestra Mengalir ke PSK
Dalam sesi refleksi, penyair Kelana Siwi Kristyaningtyas mengungkapkan bahwa sejumlah anggota PSK, termasuk Bahrul Ulum, merupakan bagian dari generasi yang tumbuh melalui kegiatan kebun sastra Lestra Kendal.
“Keterlibatan mereka di hajatan kebun sastra Lestra menjadi salah satu pendorong lahirnya PSK. Ulum menunjukkan konsistensi berkarya dan mengopeni komunitas hingga sekarang,” ujarnya.
Kelana menambahkan bahwa Lestra berhenti beraktivitas pada 2022 karena keterbatasan energi para penggeraknya.
“Kekuatan kami hanya sampai segitu,” katanya.
Muslichin: Dari Lestra Menuju Kritik Sastra
Ketua Lesbumi PCNU Kendal, Muslichin, juga menegaskan pentingnya ruang perjumpaan yang dulu dibangun Lestra.
“Interaksi di kebun sastra itu membentuk saya hingga masuk ke jalur kritik sastra. Dari ruang itu saya belajar membaca karya dan memberi catatan secara serius,” ujarnya.
Bahrul Ulum: Kolaborasi adalah Hidup-Matinya PSK
Presiden PSK, Bahrul Ulum A. Malik, menyebut usia sekawan welas sebagai fase memperkuat kolaborasi lintas komunitas.
“Kolaborasi adalah hidup-matinya PSK. Kami menjaga api tetap menyala melalui kerja bersama,” katanya.
Ulum memaparkan agenda peringatan 14 tahun PSK, di antaranya:Sarasehan Pegiat Literasi Kendal bersama Bunda Literasi Jawa Tengah, Panggung Donasi untuk Sumatera, Festival Pituturan Kendal 2025, Penyerahan hadiah lomba esai remaja, kolaborasi dengan Forum Genre Jawa Tengah.
Dihadiri Sejumlah Tokoh Sastra dan komunitas di Kendal
Sejumlah tokoh dan komunitas turut hadir, antara lain: Setia Naka Andrian, Kelana Siwi Kristyaningtyas, Gus Muis, Muslichin, Ayun Dwikusuma, Arif Nayogi, dan Khairul Mustofa.
Meneguhkan Tradisi Perjumpaan
Dengan bertambahnya usia, PSK menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kegiatan sastra, literasi, dan budaya yang berkelanjutan. Tradisi perjumpaan yang dulu dirintis Lestra menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan ekosistem sastra Kendal hari ini.












