BERITAPOLITIK & PEMERINTAHANSOCIAL & BUDAYA

Lestarikan Budaya di Hardiknas 2026, Pemkab Jepara Tampilkan Busana Pengantin Khas Bumi Kartini

77
×

Lestarikan Budaya di Hardiknas 2026, Pemkab Jepara Tampilkan Busana Pengantin Khas Bumi Kartini

Sebarkan artikel ini

JEPARA,TOMBAK RAKYAT.COM – Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar rangkaian kegiatan meriah dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.Acara yang berpusat di Alun-Alun 1 Jepara ini berlangsung sukses dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, Minggu (26/04/2026).

Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi istimewa karena mengkolaborasikan dunia pendidikan dengan pelestarian budaya lokal.

Salah satu magnet utama acara adalah panggung malam yang menampilkan peragaan busana dan rias pengantin khas Jepara oleh DPC HARPI Melati (Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia) Kabupaten Jepara.

Baca Juga  Agus Warga Palon Penuhi Panggilan Polisi Soal Dugaan Kerusakan Jalan Cor di Jepon

Ketua DPC HARPI Melati Jepara, Agus Tianto, menyampaikan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk mengenalkan kembali kekayaan busana pengantin asli daerah kepada generasi muda agar tidak tergerus arus modernisasi.”Kami menampilkan busana pengantin yang memiliki filosofi sejarah dari tiga pahlawan besar Jepara, yaitu busana Retno Kencono, busana Jumpara, dan busana Samudra Mulyo.

Harapan kami, masyarakat tetap mencintai identitas daerahnya di tengah gempuran tren busana modern,” ujar Agus saat ditemui media.

Baca Juga  Bukan Rekayasa : Aksi Rakyat adalah Respons Nyata atas Ancaman Hilangnya Ruang Hidup

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari guru, siswa, hingga instansi pemerintah dan sektor swasta termasuk pelaku UMKM.Kolaborasi lintas sektor ini sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar.

Foto :peserta peragaan busana adat pengantin  “Samudra Mulyo”yg ditampilkan dlm lomba memperingati Hardiknas 2026 di alun- alun l Jepara.Minggu,26/4/2026

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jepara.Beliau menyoroti tiga fokus utama: penerapan Kurikulum Merdeka, pembentukan karakter Pelajar Pancasila yang cerdas, serta peningkatan kesejahteraan guru.

Baca Juga  Bisnis LKS di Balik Sekolah, Dugaan ‘Permainan’ Oknum Kepala Sekolah, Siswa Jadi Pasar Past

“Semua langkah ini adalah upaya kita bersama untuk mendukung visi ‘Jepara Mulus’, di mana pendidikan menjadi fondasi utama pembangunan karakter dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Muhammad Ibnu Hajar.

Kemeriahan malam itu ditutup dengan sesi foto bersama para peraga busana pengantin tradisional yang tampil anggun di atas panggung, mencerminkan kejayaan budaya Bumi Kartini yang tetap lestari di era digital.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *