KENDAL,TOMBAK RAKYAT.COM – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke-92 yang digelar pada Minggu malam, 26 April 2026, menjadi momentum bersejarah bagi kader hijau di Kabupaten Kendal.Bertempat di Gedung Pergerakan Pemuda Ansor Kendal, acara ini sekaligus menandai babak baru organisasi di bawah nakhoda H. Ahmad Ali Nurudin, ST, sebagai Ketua Cabang GP Ansor Kabupaten Kendal periode 2024-2028.
Refleksi Perjuangan Lewat Musikalisasi Puisi
Suasana khidmat berubah menjadi penuh semangat saat panggung dimeriahkan oleh penampilan musikalisasi puisi. Bait-bait puisi yang dibawakan berfungsi sebagai pembakar semangat sekaligus refleksi mendalam atas sejarah panjang perjuangan Ansor dari masa lampau hingga tantangan di era modern.
Penampilan ini berhasil menyentuh sisi emosional sekitar 400-an kader yang terdiri dari anggota Ansor, Banser, Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS), hingga para pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kendal.
Pesan Bupati Kendal untuk Kreativitas Pemuda
Hadir secara langsung, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, SE, MM, memberikan pesan mendalam bagi seluruh pengurus. Beliau menekankan pentingnya peningkatan kreativitas dalam berkolaborasi untuk membangun Kabupaten Kendal.
“Kader Ansor harus tetap komit dalam berjuang dan berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama (NU), ulama, dan para kiai, sembari tetap teguh menjaga persatuan NKRI,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Turut hadir mendampingi Bupati antara lain:
- Wakil Bupati Kendal, H.Benny Karnadi, S.Ag.
- Ketua Muslimat NU Kendal Hj.Niken Larasati,SE(Istri Wakil Bupati Kendal ).
- Ketua MWC NU Kendal, Dr. KH. Mustamsikin, M.S.I.
Unsur Forkopimda, termasuk Kapolres dan Dandim Kendal.
Tantangan Global dan Marwah NU
Ketua MWC NU Kendal, Dr. KH. Mustamsikin, M.S.I. dalam arahannya menekankan peran krusial pemuda Ansor-Banser di tengah arus globalisasi. Beliau mengutip pepatah “Syubbanul yaum rijalul ghad” yang berarti pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan, untuk menegaskan bahwa kemajuan bangsa berada di tangan generasi sekarang yang mampu menjaga marwah NU.
Simbolisme Estafet Kepemimpinan
Rangkaian acara yang dimulai dengan istighosah dan doa bersama ini ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Kendal.Potongan tumpeng tersebut secara simbolis diserahkan kepada Ketua PC GP Ansor Kendal, H. Ahmad Ali Nurudin, ST, sebagai tanda restu bagi kepemimpinannya. Acara diakhiri dengan pemberian cendera mata oleh Wakil Bupati Kendal kepada pihak panitia dan tokoh yang hadir.












