TombakRakyat.com Cirebon, 24 Desember 2025 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon sejak Selasa, 23 Desember 2025 berubah menjadi bencana nyata. Derasnya arus banjir membuat dinding gudang Surya Toserba di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, jebol, memuntahkan ratusan stok barang dagangan ke lingkungan sekitar.
Air yang datang secara tiba-tiba tak memberi waktu bagi pengelola untuk menyelamatkan isi gudang. Dalam hitungan menit, banjir masuk, merobohkan bagian dinding, lalu menyeret berbagai barang ke luar area gudang hingga ke permukiman warga.
Kerugian pun tak terelakkan. Pihak pengelola Surya Toserba diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, terutama dari barang dagangan yang rusak dan terbawa arus. Sejumlah stok dilaporkan hilang dan tidak mungkin diselamatkan akibat tingginya genangan air.
Namun di tengah kepanikan dan keprihatinan, muncul potret lain dari peristiwa ini. Warga sekitar mengaku menemukan makanan dalam kemasan kedap air, seperti biskuit dan makanan ringan, yang hanyut namun masih dalam kondisi relatif utuh.

“Banyak makanan kemasan yang terbawa air sampai ke lingkungan kami. Ada biskuit dan makanan ringan lain yang masih terbungkus rapi,” ujar seorang warga.
Sebagian warga bahkan menyebut temuan tersebut sebagai “rezeki nomplok”, sebuah ungkapan spontan di tengah kondisi sulit. Meski begitu, warga menegaskan bahwa mereka memahami kejadian ini tetaplah musibah yang tidak patut dianggap sebagai hal biasa.
Peristiwa ini kembali membuka mata banyak pihak tentang kerentanan infrastruktur terhadap banjir yang kerap melanda wilayah Cirebon. Warga berharap ada evaluasi serius terhadap sistem drainase, tata kelola lingkungan, serta mitigasi banjir, agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas pembersihan gudang dan pendataan kerugian masih dilakukan. Sementara itu, banjir di sejumlah titik Kabupaten Cirebon dilaporkan mulai berangsur surut.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang kapan saja, namun di baliknya selalu terselip hikmah dan pelajaran penting: bahwa kesiapsiagaan, perencanaan lingkungan, dan kepedulian bersama adalah kunci untuk mengurangi dampak di masa depan.












