Tombak Rakyat.com – Tapanuli Selatan – Satuan Tugas (Satgas) Kodim 0212/Tapanuli Selatan (TS) melalui Koramil 03/Sipirok “gaspol” melaksanakan monitoring penyiapan lokasi hunian sementara (huntara) bagi warga pengungsi terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah Dusun Aek Latong, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Lokasi huntara tersebut berada di lahan milik PT Toba Pulp Lestari yang penyiapannya dikerjakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses penyiapan lahan berjalan sesuai rencana, aman bagi calon penghuni, dan memenuhi standar kelayakan hunian. Dalam pelaksanaannya, pembersihan serta perataan lahan menggunakan satu unit alat berat excavator guna mempercepat pekerjaan di lapangan.
Hingga saat ini, bukaan lahan yang telah disiapkan mencapai sekitar 80 x 150 meter dan diproyeksikan mampu menampung sebanyak 117 kepala keluarga (KK) pengungsi. Progres penyiapan lokasi huntara dilaporkan telah mencapai sekitar 50 persen dan terus dikebut agar segera dapat dimanfaatkan.

TNI Berkomitmen Wujudkan Hunian Layak dan Manusiawi bagi Pengungsi
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan, keterlibatan TNI dalam monitoring penyiapan huntara merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam penanganan pascabencana. “TNI berkomitmen membantu percepatan penyiapan hunian sementara agar para pengungsi segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan manusiawi,” ujarnya dengan nada penuh kepedulian.
Dengan sinergi dan kerja keras semua pihak, diharapkan huntara ini dapat segera rampung dan memberikan tempat tinggal yang nyaman dan aman bagi para pengungsi yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sipirok.
(Desi/Pendam I/BB)












