TombakRakyat.com CIREBON,
Sebuah video yang beredar di media sosial menyoroti kondisi proyek peningkatan jalan di Desa Jatipancur, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon. Dalam video tersebut, terlihat seorang warga memperagakan bagaimana lapisan aspal pada jalan yang baru selesai dikerjakan dapat terkelupas hanya dengan menggunakan tangan kosong.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang tergabung dalam ASPECS (Aliansi Peduli Cirebon Selatan). Mereka menilai hasil pekerjaan jalan belum memberikan kualitas yang diharapkan, sehingga memunculkan kekhawatiran akan daya tahan dan manfaat jangka panjang bagi warga setempat.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, peningkatan jalan ruas Halimpu–Wangkelang dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp455.029.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Cirebon Tahun Anggaran 2025. Proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Adi Jaya Mahawira dengan waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.
Namun demikian, kondisi di lapangan yang terekam dalam video menunjukkan lapisan aspal yang dinilai tipis dan mudah terkelupas. Perwakilan masyarakat menyampaikan kekecewaan atas hasil pekerjaan tersebut dan berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait.

“Kami dari ASPECS, mewakili aspirasi masyarakat, sangat menyayangkan kondisi jalan Halimpu–Wangkelang yang baru saja dikerjakan namun sudah menunjukkan kerusakan,” ujar Gus Ipoel, salah satu perwakilan warga, dalam video tersebut.
ASPECS juga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon dapat segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Mereka menegaskan bahwa penyampaian ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap penggunaan anggaran publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.
Masyarakat berharap adanya klarifikasi serta langkah evaluasi yang transparan demi menjaga kualitas pembangunan dan kepercayaan publik.












