SPOT NEWS

Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, SE.,MM., Serahkan Saving Nelayan di TPI Tawang

344
×

Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, SE.,MM., Serahkan Saving Nelayan di TPI Tawang

Sebarkan artikel ini
Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, SE., MM., secara simbolik menyerahkan dana simpanan nelayan (saving) kepada perwakilan nelayan di TPI Tawang
Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, SE., MM., secara simbolik menyerahkan dana simpanan nelayan (saving) kepada perwakilan nelayan di TPI Tawang

KENDAL, TOMBAKRAKYAT.com – Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, SE., MM., secara symbolik menyerahkan saving (simpanan) nelayan dan bakul kepada perwakilan nelayan dan bakul di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang, Kecamatan Rowosari, Rabu, (14/1/ 26 09:00). Penyerahan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada nelayan, khususnya dalam menghadapi musim paceklik.

Hadir Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kendal, Muhammad Iqbal Adila, SH., UPTD TPI DKP, Ketua KUD Mina, Ketua DPC HNSI, Camat Rowosari, Kepala Desa Gempolsewu dan beberapa pejabat intansi lainya serta puluhan perwakilan nelayan dan bakul Tawang.

Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari didampingi Anggota DPRD Komisi B, Muhammad Iqbal Adila, SH., saat penyerahan saving nelayan semester 2 tahun 2025, di TPI Tawang, Desa Gempolsewu, Kendal
Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari didampingi Anggota DPRD Komisi B, Muhammad Iqbal Adila, SH., saat penyerahan saving nelayan semester 2 tahun 2025, di TPI Tawang, Desa Gempolsewu, Kendal

 

Dalam sambutannya, Bupati Kendal berpesan agar para nelayan lebih berhati-hati dalam melaut, mengingat saat ini memasuki musim hujan yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Beliau menegaskan bahwa keselamatan nelayan harus menjadi prioritas utama, di samping upaya menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga nelayan.

“Kami berharap simpanan nelayan ini dapat membantu kebutuhan ekonomi nelayan di musim paceklik. Namun yang terpenting, tetap waspada dan utamakan keselamatan saat melaut,” ujar Mbak Tika, sapaan akrab Bupati Kendal dalam sambutanya. “Nelayan merupakan garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di sektor perikanan. Oleh karena itu, para nelayan harus mendapatkan apresiasi serta perhatian khusus dari pemerintah agar tetap mampu berproduksi dan sejahtera.”

Baca Juga  KPK Beri Peringatan Keras di Jateng: Buntut 3 Kepala Daerah Terjaring OTT, Pakta Integritas Diperkuat
Puluhan Perwakilan Nelayan Dan Bakul hadir saat process penyerahan Simpanan Nelayan Dan Bakul semester 2 tahun 2025, di TPI Tawang
Puluhan Perwakilan Nelayan dan Bakul hadir saat proses penyerahan Simpanan Nelayan Dan Bakul Semester II tahun 2025, di TPI Tawang

 

Ketua KUD Minajaya Kendal, Pujiharto menyampaikan dalam sambutanya bahwa Saving Nelayan dan Bakul yang dikelola KUD Mina Kendal pada semester II tahun 2025 untuk lima TPI, yakni TPI Tawang, Sikucing, Tanggulmalang, Bandengan, dan Karangsari, mencapai Rp129.676.519. Khusus untuk Nelayan dan Bakul di TPI Tawang, nilai saving tercatat sebesar Rp. 85.067.873, yang nantinya akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kendal.

 

Dalam kesempatan itu, Mas Iqbal yang saat ini tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kendal menyampaikan tengah menggodog regulasi pengelolaan TPI. Menurutnya, regulasi tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan TPI yang lebih berpihak kepada nelayan dan bakul secara transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan. “Kami ingin regulasi pengelolaan TPI ini benar-benar memberi manfaat bagi nelayan an bakul, baik dari sisi pelayanan, tata kelola, maupun peningkatan pendapatan,” tegasnya.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem Terjang Batang: Jalur Pantura Subah Lumpuh Total, 3 Orang Tewas

 

Penyerahan saving nelayan ini disambut antusias oleh para nelayan dan bakul di TPI Tawang, yang berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan diiringi dengan kebijakan pengelolaan perikanan yang semakin adil dan berpihak pada nelayan kecil.

Salah seorang perwakilan nelayan, Jumari (50), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, simpanan yang diterima akan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga selama musim paceklik di mana hasil tangkapan ikan cenderung menurun drastis. “Kita biasanya kesulitan mencari biaya untuk bahan bakar kapal dan perbaikan alat tangkap saat musim seperti ini. Dengan adanya saving ini, kita bisa sedikit lega dan tetap bisa beraktivitas mencari nafkah,” ungkapnya dengan senyum.

Baca Juga  Pengecoran Rampung, Jalur Pantura Cepiring Kendal Mulai Dibuka Besok

 

Bupati Kendal juga menjelaskan bahwa program saving nelayan ini merupakan bagian dari rangkaian program pemberdayaan ekonomi nelayan yang telah direncanakan sejak awal tahun. “Kita tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga berfokus pada peningkatan kapasitas nelayan agar mereka bisa mandiri secara ekonomi dalam jangka panjang,” terangnya.

Beliau menambahkan bahwa pemerintah daerah juga sedang bekerja sama dengan beberapa bank daerah untuk menyediakan produk simpanan dan pinjaman khusus bagi kelompok nelayan dengan bunga yang terjangkau. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan nelayan pada kredit dengan bunga tinggi dari pihak ketiga.

Bupati Kendal foto bersama Nelayan Dan Bakul sesaat setelah selesai acara penyerahan saving di TPI Tawang

 

Pada akhir acara, para nelayan bersama Bupati dan jajaran pemerintah melakukan foto bersama dan mengikuti arahan untuk tetap menjaga protokol keselamatan saat melaut. Semua pihak berharap bahwa langkah-langkah yang diambil dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan dan mata pencaharian para nelayan di Kendal.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *