KENDAL ,TOMBAK RAKYAT.COM – Warga Dusun Kedungwungu, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal digemparkan oleh penemuan sesosok bayi laki-laki yang masih hidup di sebuah kebun milik warga pada Rabu (13/05/2026) dini hari.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 03.30 WIB oleh Siti Rochimah, warga setempat, di kebun milik Asrip yang bersebelahan dengan rumahnya.
Siti mengaku terbangun setelah mendengar suara tangisan bayi yang memecah keheningan pagi.”Awalnya saya dengar suara tangisan bayi. Karena penasaran, saya ajak suami dan anak untuk mencari sumber suaranya. Ternyata ada bayi tergeletak di tanah kebun Pak Asrip,” ujar Siti.
Kondisi Bayi Saat Ditemukan
Saat ditemukan, kondisi bayi sangat memprihatinkan. Tubuh mungilnya hanya dibungkus selembar kain daster wanita dan tali pusarnya pun masih menempel.Diduga kuat, bayi tersebut baru saja dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan.
Kasi Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim Inafis dan unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Benar, pagi tadi tim sudah ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga dan Polsek Gemuh. Bayi ditemukan dalam keadaan hidup dengan tali pusar masih melekat,” jelas Iptu Deni, Kamis (14/05/2026).

Perawatan Medis di Puskesmas Ringinarum
Guna menyelamatkan nyawanya, bayi tersebut segera dievakuasi ke Puskesmas Ringinarum. Bidan Puskesmas, Ida Puspita, mengungkapkan bahwa saat tiba, bayi dalam kondisi pucat karena kedinginan.
“Berat badannya 2,4 kg dengan panjang 44 cm. Saat ini sudah stabil dan dirawat di dalam inkubator. Kami juga sudah memberikan susu pengganti ASI karena kondisinya normal namun butuh perawatan intensif,” kata Ida.
Penyelidikan Polisi
Hingga saat ini, Satreskrim Polres Kendal masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas orang tua yang tega membuang bayi tersebut.
Polisi sedang meminta keterangan sejumlah saksi dan mencari bukti tambahan di sekitar lokasi penemuan.Warga berharap pelaku segera ditemukan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah menelantarkan nyawa tak berdosa tersebut.












