BOYOLALI, TOMBAKRAKYAT.com –
Kampus Kopi menjadi sorotan nasional pada puncak Hari Desa 2026 di Boyolali. Kampus Kopi atau Kampung Susu dan Kopi adalah nama Badan Usaha Milik Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Boyolali, merupakan badan usaha desa yang mengelola dan mengembangkan potensi lokal berbasis kopi, susu, dan UMKM. Mengusung konsep Kampung Susu dan Kopi, BUMDes ini berperan sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus pengelola desa wisata edukatif, mulai dari budidaya kopi, peternakan sapi perah, hingga produk olahan dan wisata desa. Keberadaannya mendorong pemberdayaan masyarakat, peningkatan pendapatan warga, serta memperkuat identitas Desa Banyuanyar sebagai desa wisata berbasis ekonomi kerakyatan.

Pada puncak perhelatan Hari Desa Nasional 2026, Kampus Kop imenerima bantuan mobil operasional dari Kementerian Desa PDT Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Kepala Desa Banyuanyar, Komarudin, Kamis (15/1/2026).
Komarudin menyampaikan terima kasih kepada Kemendes PDT, Gubernur Jawa Tengah, dan Bupati Boyolali atas bantuan mobil operasional BUMDes Kampus Kopi (Kampung Susu dan Kopi) Banyuanyar.
Ia menyebut bantuan ini sangat bermanfaat untuk mendukung mobilisasi UMKM desa, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pengiriman produk.
Menurutnya, mobil operasional tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan guna meningkatkan ekonomi hijau masyarakat Banyuanyar.
“Kami dari Pemerintah Desa Banyuanyar dan BUMDes Kampus Kopi, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Desa PDT, Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Boyolali, atas pemberian hadiah mobil operasional BUMDes Kampus Kopi,” kata Kades Banyuanyar, usai menerima hadiah, Kamis (15/1/2026). Dikemukakan, hadiah mobil operasional ini akan bermanfaat sekali. Khususnya untuk mobilisasi UMKM Desa Banyuanyar, baik itu bahan baku, pengiriman diversifikasi produk. “Dan yang paling penting, insyaallah mobil ini benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan untuk meningkatkan ekonomi hijau bagi masyarakat Banyuanyar,” ucapnya semringah.

Puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 dihadiri puluhan ribu peserta, termasuk kepala desa se-Jawa Tengah, Asosiasi Desa se-Indonesia, OPD Jawa Tengah dan Boyolali, Forkopimda, Ketua PKK se-Jawa Tengah, serta para menteri Kabinet Merah Putih. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan PDT RI dengan dukungan sejumlah BUMN dan perbankan nasional.












