BERITAHUKUM & KRIMINALTNI & POLRI

Polsek Koja Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Tawuran, Begal, dan Geng Motor di Jakarta Utara

35
×

Polsek Koja Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Tawuran, Begal, dan Geng Motor di Jakarta Utara

Sebarkan artikel ini

Jakarta Utara,TombakRakyat.com_Polsek Koja menggelar patroli skala sedang dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu malam, 17 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), seperti tawuran, begal, geng motor, balap liar, dan kejahatan jalanan lainnya.

Patroli diawali dengan apel yang berlangsung pada pukul 23.00 WIB di halaman Mapolsek Koja. Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKP Bernadus Koloay selaku Perwira Pengawas (Pawas) dan Kanit Samapta Polsek Koja.Sebanyak 20 personel dikerahkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 16 personel Polsek Koja dan 4 personel Satpol PP. Untuk mendukung patroli, petugas menggunakan dua unit kendaraan roda empat dinas, enam unit sepeda motor dinas, serta satu kendaraan roda empat non-dinas.

Baca Juga  Menelusuri Ruang Lingkup Publik dalam wacana praperadilan: Perspektif Tata Kelola Hukum
Patroli kryd

Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsek Koja, di antaranya Jalan Bhayangkara, Jalan Kramat Jaya, Jalan Raya Cilincing, Jalan Yos Sudarso, Jalan Plumpang Semper, Jalan Logistik, Jalan Sindang Raya, Jalan Inspeksi Kali Sunter, Jalan Walang, dan kawasan Komplek UKA.

Sasaran utama patroli adalah lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul remaja yang berpotensi terlibat tawuran, serta jalur yang sering dilalui kelompok balap liar, geng motor, dan pelaku street crime.

Baca Juga  Dari Sekolah untuk Ekonomi Daerah: Gubernur NTT Resmikan NTT Mart Perdana di SMKN 2 Kupang

Plh Kapolsek Koja, AKP Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Patroli polsek Koja

“Patroli KRYD ini merupakan upaya preventif untuk menekan angka kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari,” ujarnya.

Selanjutnya, personel kembali ke titik strong point yang telah ditentukan untuk melanjutkan pemantauan situasi wilayah.Dengan kehadiran aparat kepolisian di lapangan, masyarakat diharapkan dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *