DAERAHSOCIAL & BUDAYA

Sedekah Bumi Bandungsari Jadi Simbol Syukur, Persatuan, dan Pelestarian Tradisi Leluhur

109
×

Sedekah Bumi Bandungsari Jadi Simbol Syukur, Persatuan, dan Pelestarian Tradisi Leluhur

Sebarkan artikel ini

Tombakrakyat.com, – SEMARANG – Tradisi Sedekah Bumi kembali digelar warga Bandungsari, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, pada Minggu (25/1/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, serta sarat nilai spiritual dan budaya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ritual Sedekah Bumi ini menjadi agenda rutin masyarakat Bandungsari yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Selain sebagai bentuk syukur atas limpahan rezeki, kesehatan, dan keselamatan, tradisi ini juga dimaknai sebagai upaya memohon keberkahan bagi seluruh warga serta lingkungan tempat tinggal agar senantiasa dijauhkan dari mara bahaya.

Baca Juga  Rumah Terbakar di Rawa Badak Utara Diduga Korsleting Listrik, Polisi pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Acara dihadiri para sesepuh Bandungsari, Mbah Ngadi dan Mbah Slamet Sutopo, yang memimpin dan mengawal prosesi adat. Kehadiran para sesepuh menegaskan pentingnya peran tokoh adat dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Turut hadir Sekretaris Lurah Tambangan, Endang Sayekti, yang mewakili pemerintah kelurahan. Ia mengapresiasi kekompakan warga Bandungsari dalam menjaga tradisi dan membangun kebersamaan. Menurutnya, Sedekah Bumi tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga serta memperkuat identitas lokal.

Seluruh unsur masyarakat Bandungsari terlibat aktif dalam kegiatan ini. Perwakilan seluruh RW Bandungsari hadir dan diwakili oleh tuan rumah Bapak Tofik, sementara seluruh RT Bandungsari diwakili Bapak Totok Sutopo selaku ketempatan lokasi kegiatan. Kebersamaan juga terlihat dari antusiasme seluruh warga Bandungsari yang berbondong-bondong mengikuti rangkaian acara sejak pagi hari.

Baca Juga  Rakerda MUI Klaten Untuk Penguatan Kapasitas Pimpinan dan Pemajuan Umat

Dari unsur keamanan dan ketertiban, tampak hadir Babinsa Koramil Mijen dan Bhabinkamtibmas Polsek Mijen yang bersinergi dengan elemen masyarakat untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Dukungan juga datang dari Pemuda Pancasila PAC Mijen serta Kamra setempat yang turut membantu pengamanan dan kelancaran acara.

Rangkaian kegiatan Sedekah Bumi diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan akan keberkahan. Selanjutnya, warga secara bersama-sama mengikuti prosesi adat yang mencerminkan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kepedulian sosial yang masih kuat terjaga di lingkungan Bandungsari.

Baca Juga  Formades Kendal Audiensi ke Kantor Dispermades, Hasilkan Rekomendasi penting

Melalui tradisi Sedekah Bumi ini, masyarakat berharap nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan penghormatan terhadap alam dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Tradisi ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan dan kemajuan wilayah harus tetap selaras dengan pelestarian budaya dan kearifan lokal.

Warga Bandungsari berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi Sedekah Bumi sebagai bagian dari jati diri masyarakat, sekaligus sebagai sarana memperkuat persatuan, ketenteraman, dan kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *