BERITADAERAHEdukasiPOLITIK & PEMERINTAHAN

Persiapkan Masa Purna Tugas, Bupati Wonosobo Bekali 110 ASN Pelatihan Kewirausahaan

131
×

Persiapkan Masa Purna Tugas, Bupati Wonosobo Bekali 110 ASN Pelatihan Kewirausahaan

Sebarkan artikel ini

WONOSOBO,TOMBAK RAKYAT.COM-Pemerintah Kabupaten Wonosobo menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun.Sebanyak 110 ASN di lingkungan Pemkab Wonosobo yang dijadwalkan purna tugas pada tahun 2028-2029 mengikuti kegiatan pembekalan kewirausahaan yang dilaksanakan di Dieng Creative Hub.(Senin,25/5/2026)

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat,menekankan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan babak baru yang penuh peluang.

Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan para pengabdi negara tersebut memiliki kesiapan mental, finansial, dan sosial yang matang.

Baca Juga  Kasus Dana BOS SMA Negeri 3 Kupang Masuk Fase Krusial: Laporan Investigasi Sudah di Meja Gubernur NTT

“Pensiun merupakan fase yang pasti dialami seluruh ASN. Kami ingin membantu bapak dan ibu agar memiliki perencanaan sejak dini sehingga tetap bahagia, sejahtera, dan mandiri setelah tidak lagi aktif di pemerintahan,” ungkap Bupati Afif.

Fokus pada Bidang Peternakan

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonosobo ini dilakukan secara spesifik berdasarkan minat para peserta.

Baca Juga  Upacara Bendera, Seragam Adat, Tanpa Seremoni: Cara SD Gempolsewu 1 Memaknai Hari Kartini

Pada sesi kali ini, pembekalan difokuskan bagi ASN yang memiliki minat di bidang peternakan. Pemilihan bidang ini didasarkan pada hasil polling pemetaan potensi usaha yang dilakukan sebelumnya oleh BKD.

Foto :  Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat hadir dan bekali 110 ASN di lingkungan Pemkab Wonosobo yang dijadwalkan purna tugas pada tahun 2028-2029 mengikuti kegiatan pembekalan kewirausahaan yang dilaksanakan di Dieng Creative Hub.(Senin,25/5/2026)

Kepala BKD Wonosobo, Iwan Widayanto, menjelaskan bahwa pembekalan diberikan dua tahun lebih awal untuk mencegah terjadinya post power syndrome atau kekagetan psikologis saat melepaskan status ASN dan zona nyaman gaji rutin.

“Kami menghadirkan praktisi berpengalaman, termasuk mantan pejabat yang sukses di bidang peternakan, agar peserta mendapat gambaran nyata. Jika usaha dijalankan sesuai passion, maka tantangan di masa purna tugas akan lebih mudah dihadapi,” ujar Iwan.

Baca Juga  Jurnalis Jadi Korban Kekerasan dan Teror di Sumba Barat Daya, Jusup KoeHoea (JK): Ancaman Nyata bagi Demokrasi dan HAM

Selain peternakan, BKD juga telah memetakan minat usaha lain seperti pertanian dan perdagangan untuk sesi pembekalan berikutnya. Melalui langkah ini, Pemkab Wonosobo berharap para ASN tetap menjadi sosok yang produktif dan memberikan manfaat bagi ekonomi lokal meskipun sudah tidak menjabat lagi di birokrasi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *