tradisi ramadhan yang tak pernah absen dari tahun ketahun di masjid Darusalam Jayengan Surakarta.
Tradisi pembagian bubur samin khas Banjar yang diadakan di masjid Darusalam menurut sumber yang bisa dipercaya tradisi itu sudah lama dilakukan dan terus dilakukan sampai sekarang .dimulai dari ramadhan hari pertama sampai akhir ramadhan .
Sesudah sholat subuh panitia sudah bergerak dari belanja memilih bahan terbaik dalam proses pembuatan itu sangat lama , sesudah sholat asar bubur sudah siap dibagi kepada masyarakat umum yang menghendaki . sekitar 1000 porsi yang di siapkan oleh panitia .
sebagai menu berbuka puasa di masjid setiap hari panitia juga menyediakan sebanyak 200 porsi yang dibagikan di masjid ditambah dengan kurma dan kopi khas Banjar .menurut penduduk setempat Slamet yang beralamat di Laweyan Surakarta beliau sudah ikut mengantri bertahun tahun di masjid tersebut .karena memang rasa dari bubur yang khas .dan tidak ada didaerah lain .bahkan ada pengunjung dari sragen ,Boyolali dan Sukoharjo juga ikut mengantri .












