BERITASOCIAL & BUDAYATNI & POLRI

Sinergi TNI-Rakyat: TMMD Ke-127 Berhasil Tuntaskan Betonisasi di Kendal, Semarang, dan Rembang

253
×

Sinergi TNI-Rakyat: TMMD Ke-127 Berhasil Tuntaskan Betonisasi di Kendal, Semarang, dan Rembang

Sebarkan artikel ini
TOMBAK RAKYAT.COM, KENDAL – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 dan Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 resmi ditutup serentak pada Rabu (11/3/2026).
Program ini mencatatkan keberhasilan signifikan dalam percepatan infrastruktur desa, terutama pada pengerjaan betonisasi jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga.
Di Kabupaten Kendal, upacara penutupan yang berlangsung khidmat di Lapangan Desa Gedong, Kecamatan Patean, menandai tuntasnya sasaran fisik dan nonfisik 100 persen.
Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, menegaskan bahwa selain jalan rabat beton, TNI juga berhasil membangun jembatan, pos kamling, hingga pengeboran sumber air bersih.
“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga menyentuh aspek nonfisik seperti edukasi UMKM dan wawasan kebangsaan bagi warga Desa Gedong,” ujar Kolonel Ezra saat meninjau lokasi.
Foto : salah satu kegiatan TMMD ke’127 dan sengkuyung tahap 1 th 2026 resmi ditutup scr serentak.Rabu,11/3/2026

Kegemilangan serupa terjadi di Kabupaten Semarang.

Pasiter Kodim 0714, Kapten CZi Sujadi, melaporkan bahwa di Desa Pucung, Kecamatan Bancak, kolaborasi antara TNI,
Polri, dan Pemkab Semarang berhasil merampungkan betonisasi jalan sepanjang 748 meter dengan lebar 3 meter.
Proyek senilai lebih dari Rp535 juta ini juga mencakup rehabilitasi musala dan berbagai pelayanan sosial seperti pembuatan administrasi kependudukan (KTP/KK).
Dandim 0714, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, berharap hasil kerja keras selama 30 hari ini dijaga dengan baik oleh warga.
“Kami ingin pembangunan ini memiliki masa pakai yang panjang untuk menunjang aktivitas harian masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, di ujung timur Jawa Tengah, Kabupaten Rembang juga melaporkan keberhasilan serupa.
Dandim 0720/Rembang, Letkol Arm Winner Fradana Dieng, menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Mantingan berhasil membuka akses jalan pertanian sepanjang 540 meter.
“Jalan ini adalah hasil kerja bersama. Kami meminta warga segera berkoordinasi dengan Babinsa jika ada kerusakan akibat cuaca agar manfaatnya tetap terasa dalam jangka panjang,” pesan Letkol Winner.
Secara keseluruhan, kegiatan TMMD tahun 2026 di wilayah-wilayah ini membuktikan bahwa sinergi lintas instansi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan, baik dari sisi transportasi, kesehatan, maupun ekonomi.
Baca Juga  Halal Bihalal Polres Jakut, Perkuat Jaga Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *