Cirebon Kota, TombakRakyat.com – Momentum arus mudik Lebaran 2026 kembali diwarnai pelanggaran lalu lintas yang mengkhawatirkan. Berdasarkan pantauan awak media TombakRakyat biro Cirebon, banyak pengendara, khususnya roda dua, terpantau mengabaikan keselamatan di sejumlah persimpangan lampu merah.
Salah satu titik rawan pelanggaran terjadi di kawasan Perempatan Lampu Merah Kanggraksan. Di lokasi tersebut, sejumlah pemudik terlihat nekat menerobos lampu merah meskipun kondisi lalu lintas cukup padat.
Fenomena ini menunjukkan rendahnya kesadaran berlalu lintas di tengah tingginya volume kendaraan selama musim mudik. Banyak pengendara tetap memacu kendaraan saat lampu merah menyala, berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi telah berupaya maksimal dengan memberikan imbauan melalui pengeras suara agar para pengendara tetap tertib dan mematuhi rambu lalu lintas. Namun, imbauan tersebut kerap diabaikan oleh sebagian pemudik.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat persimpangan merupakan titik rawan kecelakaan. Ketidakpatuhan terhadap rambu lalu lintas tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa.

Pihak kepolisian diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan penindakan tegas terhadap pelanggar, guna menciptakan arus mudik yang aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.












