banner 970x250
BERITADAERAHSPOT NEWS

TRAGEDI PETASAN DI PEKALONGAN: RACIK MERCON DI KEBUN PISANG, SATU REMAJA TEWAS

117
×

TRAGEDI PETASAN DI PEKALONGAN: RACIK MERCON DI KEBUN PISANG, SATU REMAJA TEWAS

Sebarkan artikel ini

PEKALONGAN,TOMBAK RAKYAT.COM-Suasana tenang di wilayah Kuripan, Kota Pekalongan, berubah mencekam setelah ledakan hebat yang berasal dari petasan rakitan memakan korban jiwa.

Insiden tragis ini terjadi di sebuah area terbuka yang dikelilingi pepohonan pisang pada Senin (23/3/2026) siang.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat tiga orang remaja diduga tengah meracik atau bermain dengan petasan berukuran besar di area perkebunan.

Tanpa diduga, bahan peledak tersebut memicu ledakan dahsyat yang suaranya terdengar hingga radius cukup jauh.

Baca Juga  56 Prajurit Kemanusiaan Dikukuhkan Jadi TRC Mandiri, Siap Hajar Cuaca Ekstrem dari Akar Rumput

Dalam gambar yang beredar, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi (yellow line) dengan beberapa petugas kepolisian dan warga yang melakukan olah TKP di sekitar area rimbun pohon pisang tersebut.

Korban Jiwa dan Luka Berat

Ledakan ini mengakibatkan tiga orang menjadi korban:
M. Safiq (14): Warga Kuripan Kidul, dinyatakan meninggal dunia pada Senin malam di RSUD Bendan setelah berjuang melawan luka bakar serius di sekujur tubuhnya.

Baca Juga  Menjelang Ramadan 2026, Isu Bonus Hari Raya Ojol Kembali Mengemuka
Foto : Mobil jenazah RSUD Bendan pekalongan yg membawa  jenazah korban petasan M.Safiq warga kuripan kidul setelah dinyatakan meninggal dunia setelah melakukan perawatan di rumah sakit.senin,23/3/2026

Maulana Syarif (17) & M. Azmi (14): Dua korban lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Akibat ledakan yang sangat kuat, kedua remaja ini dilaporkan mengalami luka berat, bahkan beberapa sumber menyebutkan adanya cedera permanen berupa kehilangan tangan.

Peringatan Kepolisian

Pihak kepolisian dari Polres Pekalongan Kota telah mengamankan lokasi dan menghimbau masyarakat untuk berhenti memproduksi atau bermain dengan petasan rakitan.

Baca Juga  Permohonan Penangguhan Panahanan Aktivis Dera dan Munif di Dukung Ratusan Tokoh masyarakat

Kejadian ini menambah daftar panjang tragedi serupa di wilayah Pekalongan dalam beberapa hari terakhir, yang telah merusak rumah dan melukai belasan warga lainnya di lokasi berbeda.

Jenazah korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, sementara penyelidikan lebih lanjut terkait asal bahan peledak masih terus dilakukan oleh aparat berwenang.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *