Kabupaten Cirebon, TombakRakyat.com – Jumat (3/4/2026) — Dunia jurnalistik komunitas otomotif memasuki babak baru. Organisasi Bikers Journalist Indonesia (BJI) resmi terbentuk dalam sebuah pertemuan yang digelar di Kabupaten Cirebon, menandai lahirnya wadah baru bagi para jurnalis yang memiliki keterkaitan dengan komunitas bikers di Indonesia.
Pembentukan BJI tidak sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum strategis dalam upaya memperkuat profesionalisme, solidaritas, serta jaringan antar jurnalis yang selama ini bergerak secara sporadis, khususnya di sektor otomotif dan komunitas roda dua.
Acara pembentukan diawali dengan kegiatan halal bihalal pasca Hari Raya Idul Fitri, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta yang hadir tampak memanfaatkan momen tersebut untuk mempererat hubungan, saling bermaafan, sekaligus membangun komunikasi lintas daerah. Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama yang semakin menguatkan nuansa kebersamaan di antara para jurnalis bikers.
Dalam forum tersebut, agenda utama berupa musyawarah pembentukan struktur organisasi pun dilaksanakan. Proses berlangsung secara demokratis dan penuh semangat kebersamaan hingga akhirnya disepakati susunan kepengurusan Bikers Journalist Indonesia (BJI) Cirebon Tahun 2026.
Hasil musyawarah menetapkan Arief Yolando sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BJI. Dalam sambutannya, Arief menegaskan bahwa kehadiran BJI diharapkan mampu menjadi rumah bersama bagi para jurnalis agar memiliki arah perjuangan yang selaras.
“BJI hadir untuk menghimpun wartawan dalam satu visi dan misi, sehingga ke depan kita bisa saling bersinergi dan memperkuat peran jurnalistik, khususnya di komunitas bikers,” ujar Arief.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi di tengah tantangan dunia media yang semakin kompleks, termasuk tuntutan kecepatan informasi, akurasi, serta independensi dalam pemberitaan.
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal BJI, Arif Prihatin, menyampaikan bahwa organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi juga ruang produktif yang mampu mendorong peningkatan kualitas jurnalis.
“BJI harus menjadi ruang kolaborasi yang sehat dan produktif, sekaligus memperkuat profesionalisme jurnalis dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menilai keberadaan BJI berpotensi menjadi jembatan antara komunitas bikers dan publik luas, melalui pemberitaan yang tidak hanya informatif tetapi juga edukatif.
Adapun susunan kepengurusan Bikers Journalist Indonesia (BJI) Cirebon Tahun 2026 yang telah disepakati adalah sebagai berikut:
Dewan Penasehat:
M. Nolly Alamsyah
M. Alif Santosa, SH
Zeki Mulyadi
Koharrudin, SH
Penasehat Hukum:
Aditya, SH, MH
Jacky, SH, MH
Adv. Abdul Rohman, SH
Sunan Bendung, SH
Ketua Umum: Arief Yolando
Wakil Ketua I: Wawan Gunawan
Wakil Ketua II: Piryanto
Sekretaris: Arif Prihatin, Niko Andri Lesmana
Bendahara: Firda, Sugiarto
Bidang Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata: Hedi, Suhendi
Bidang Keagamaan: M. Ali
Bidang Kesehatan dan Olahraga: Riko
Bidang OKK: Hadi, Jui, Moh Hasyirul Falah
Bidang Humas dan Sosial: Agustinar, Didi, Jakaria
Bidang Advokasi Hukum: Hakim Noor, ST, SH, Hendry Hidayat, SH
Bidang Ekonomi, Akomodasi, dan Logistik: H. Samsudin
Bidang Publikasi dan Dokumentasi: Palguna, Gunawan, Topik
Dengan terbentuknya struktur organisasi ini, BJI diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam lanskap media komunitas, khususnya di sektor otomotif dan bikers. Tidak hanya memperluas jaringan antar jurnalis, tetapi juga memperkuat posisi media sebagai pilar informasi yang independen, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik.
Di tengah arus informasi yang kian deras dan tak jarang bias, kehadiran organisasi seperti BJI menjadi penting sebagai penjaga standar etik dan profesionalisme jurnalisme, sekaligus memastikan bahwa suara komunitas tetap terwakili secara objektif dan bertanggung jawab.












