SPOT NEWSBERITA

Meski Diwarnai Bakar Ban, Polisi Pastikan Aksi May Day di Cirebon Tetap Kondusif

22
×

Meski Diwarnai Bakar Ban, Polisi Pastikan Aksi May Day di Cirebon Tetap Kondusif

Sebarkan artikel ini

CIREBON, TombakRakyat.com — Peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Cirebon pada Jumat (1/5/2026) diwarnai aksi pembakaran ban dan penutupan sebagian ruas jalan oleh massa mahasiswa. Kendati sempat memanas di beberapa titik, aparat kepolisian memastikan situasi secara umum tetap aman dan terkendali.

Kapolres Cirebon Kota, Eko iskandar  menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan sekitar 250 personel untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis guna menjaga stabilitas dan mencegah eskalasi konflik di lapangan.

“Sebanyak 250 personel kami turunkan untuk mengamankan jalannya aksi. Kami juga melayani adik-adik mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD Kota Cirebon. Secara umum, situasi berjalan kondusif,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga  Adidaya Institute Rilis Hasil Survei Nasional, Sentuh Isu Keaslian Ijazah Jokowi

Aksi massa sempat terpusat di jalur Pantura, tepatnya di perempatan lampu merah Pemuda, Jalan Brigjen Dharsono. Di lokasi tersebut, demonstran membakar ban bekas di tengah jalan sambil menyampaikan orasi, yang sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas.

Selain itu, sebuah truk sempat dihentikan oleh massa dan digunakan sebagai media untuk berorasi serta memasang spanduk. Namun, menurut pihak kepolisian, insiden tersebut berlangsung singkat dan tidak menimbulkan gangguan berarti bagi pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga  Pelatihan Jurnalistik TombakRakyat: Menampar Hoaks, Mengasah Etika, dan Menguji Mental Calon Wartawan

“Ada satu truk yang sempat dihentikan untuk kebutuhan orasi. Namun tidak berlangsung lama, tidak menyebabkan kemacetan signifikan, dan tidak menimbulkan gesekan,” jelasnya.

Kapolres menegaskan bahwa dinamika yang terjadi merupakan bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum, sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan. Meski demikian, aparat tetap melakukan pengawasan agar aksi tidak berkembang menjadi anarkis.

“Ini bagian dari dinamika demokrasi. Kami pastikan seluruh kegiatan tetap dalam kendali, tidak ada konflik, dan masyarakat tetap merasa aman,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian memastikan rangkaian kegiatan peringatan May Day di Kota Cirebon masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, termasuk agenda bersama antara pemerintah daerah dan perwakilan buruh.

Baca Juga  Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Plipir Masuki Tahap Pembuatan Pondasi

“Kami menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan May Day, baik yang dilakukan mahasiswa maupun buruh. Polisi hadir untuk melindungi semua pihak. Rencananya akan ada kegiatan bersama antara perwakilan buruh, wali kota, dan Forkopimda pada hari Minggu,” pungkasnya.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa penyampaian aspirasi tetap harus berjalan seiring dengan menjaga ketertiban umum, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *