SOCIAL & BUDAYA

BIKERS JOURNALIST INDONESIA Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Soroti Peran Pers dalam Membangun Perdamaian

29
×

BIKERS JOURNALIST INDONESIA Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Soroti Peran Pers dalam Membangun Perdamaian

Sebarkan artikel ini

Indramayu, TombakRakyat.com Komunitas jurnalis roda dua, Bikers Journalist Indonesia, memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 mei 2026 dengan menegaskan pentingnya peran pers dalam membentuk masa depan yang damai, sesuai tema global tahun ini, “Shaping a Future at Peace”.

Dalam pernyataannya, Bikers Journalist Indonesia menyampaikan bahwa peringatan yang jatuh setiap 3 Mei tersebut tidak boleh dipandang sekadar agenda seremonial. Momentum ini, menurut mereka, menjadi pengingat bagi seluruh insan pers dan masyarakat luas akan pentingnya menjaga kebebasan berekspresi, hak atas informasi, serta komitmen terhadap kebenaran.

Baca Juga  DPP BJI dan PUPR Kota Cirebon Jajaki Kolaborasi, Fokus pada Informasi Publik dan Pengawasan Infrastruktur

“Hari Kebebasan Pers Sedunia bukan hanya perayaan, tetapi refleksi. Pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan informasi, mengedukasi publik, serta menjadi pilar dalam menciptakan suasana damai,” demikian pernyataan resmi komunitas tersebut, Minggu (3/5).

Secara historis, Hari Kebebasan Pers Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1993, sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Konferensi Umum UNESCO tahun 1991. Penetapan ini tidak lepas dari lahirnya Deklarasi Windhoek oleh para jurnalis Afrika pada tahun yang sama, yang menjadi tonggak penting dalam perjuangan kebebasan pers di dunia.

Baca Juga  BJI Serukan Semangat Belajar Tanpa Batas pada Hardiknas 2026

Bikers Journalist Indonesia menilai bahwa semangat Deklarasi Windhoek masih relevan hingga saat ini, terutama di tengah tantangan era digital, disinformasi, dan tekanan terhadap independensi media. Oleh karena itu, mereka mengajak seluruh insan pers untuk tetap berpegang teguh pada prinsip profesionalisme dan kode etik jurnalistik.

Selain itu, komunitas ini juga menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga stabilitas sosial. Informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab dinilai mampu meredam konflik serta memperkuat nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat.

Baca Juga  Kolaborasi Dibuka, BJI dan Dishub Kabupaten Cirebon Perkuat Peran Informasi Publik

Dalam konteks Indonesia, kebebasan pers dijamin melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menegaskan bahwa kemerdekaan pers merupakan hak asasi warga negara. Namun demikian, kebebasan tersebut juga harus diiringi dengan tanggung jawab sosial dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.

Menutup pernyataannya, Bikers Journalist Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga ekosistem informasi yang sehat. “Pers yang merdeka dan bertanggung jawab adalah fondasi penting bagi masa depan yang damai,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *