BERITAKESEHATANPOLITIK & PEMERINTAHAN

Sinergi Modern dan Tradisional: RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Resmikan Layanan Asiri Syifa

106
×

Sinergi Modern dan Tradisional: RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Resmikan Layanan Asiri Syifa

Sebarkan artikel ini

WONOSOBO,TOMBAK RAKYAT.COM– Bertempat di area Kafe Jamu “Asiri Syifa”, jajaran pimpinan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo bersama Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, secara resmi mendeklarasikan peluncuran Layanan Kesehatan Tradisional serta Pusat Rehabilitasi Medik dan Terapi Fisik pada Sabtu (9/5/2026).

Acara peresmian ini menandai langkah progresif RS PKU Muhammadiyah Wonosobo sebagai pelopor integrasi pengobatan medis modern dengan kekayaan herbal nusantara di wilayah Wonosobo.

Dalam suasana yang hangat di Kafe Jamu, Bupati Afif Nurhidayat menyaksikan langsung fasilitas yang memadukan konsep klinis dengan kearifan lokal.

Baca Juga  RSUD Tjitrowardojo Resmi Commissioning Cathlab, Layanan Jantung Naik Kelas

Kolaborasi Strategis untuk Kesehatan Masyarakat
Direktur RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, dr. Dedi Prasetya, menjelaskan bahwa kehadiran layanan Asiri Syifa merupakan jawaban atas tingginya minat masyarakat terhadap pengobatan alternatif yang aman.

Layanan ini mencakup klinik herbal, akupunktur, hingga bekam yang seluruhnya diawasi oleh tenaga medis tersertifikasi.

“Kami mensinergikan pengobatan tradisional ini agar tidak kontradiksi dengan layanan dokter. Semua ramuan jamu telah dikaji secara ilmiah melalui saintifikasi jamu,” ujar dr. Dedi.

Baca Juga  Muscab PKB Purworejo 2026 Kian Panas, Tiga Nama Kuat Menguat, Kursi Ketua DPC Jadi Rebutan

Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini.

Beliau menekankan bahwa Wonosobo memiliki potensi alam yang luar biasa untuk pengembangan tanaman obat.

Foto :jajaran pimpinan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo bersama Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, secara resmi mendeklarasikan peluncuran Layanan Kesehatan Tradisional serta Pusat Rehabilitasi Medik dan Terapi Fisik  di area kafe”Asiri syifa” RS PKU  muhamadiyah wonosobo. pada Sabtu (9/5/2026).

“Nenek moyang kita sudah lama memanfaatkan jahe dan kencur. Di RS PKU Muhammadiyah ini, praktik tersebut diformalkan dengan ilmu pengetahuan dan tenaga ahli, sehingga masyarakat memiliki pilihan pengobatan yang aman dan terpercaya,” ungkap Bupati Afif.

Baca Juga  Klaten Diterjang Badai, Babinsa dan Warga Bersinergi Buka Akses Jalan yang Tertutup Pohon

Program Sister Hospital
Pengembangan layanan ini juga mendapat pengawalan ketat dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta melalui program Sister Hospital.

Hal ini menjamin bahwa tata kelola dan kompetensi SDM di layanan kesehatan tradisional RS PKU Muhammadiyah Wonosobo memenuhi standar nasional.

Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo dapat menjadi rujukan utama bagi pasien, terutama penderita penyakit kronis, yang ingin mendapatkan terapi komplementer yang holistik dan saintifik.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *