BERITA

Muscab PKB Purworejo 2026 Kian Panas, Tiga Nama Kuat Menguat, Kursi Ketua DPC Jadi Rebutan

13
×

Muscab PKB Purworejo 2026 Kian Panas, Tiga Nama Kuat Menguat, Kursi Ketua DPC Jadi Rebutan

Sebarkan artikel ini

PURWOREJO, TombakRakyat.com, – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Purworejo mengumumkan enam nama calon sementara ketua dalam Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 yang digelar di Purworejo, Minggu (19/4/2026) malam.

Enam kandidat tersebut merupakan hasil pemetaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), yakni Budi Sunaryo, Toha Mahasin, Rudi Hartono, Zaenudin, Shohibul Untung, dan Rr. Nurul Khomariyah. Namun dalam perkembangannya, Zaenudin diketahui berasal dari luar daerah, sementara Rr. Nurul Khomariyah mengundurkan diri karena mengikuti pencalonan Ketua Baznas.

Baca Juga  Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI di KEK Kendal : Bupati kendal Dyah Kartika Permanasari Dorong Penguatan Kebijakan Perindustrian Nasional

Selain itu, forum Muscab turut mengusulkan sejumlah nama tambahan dari tingkat Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), di antaranya Muh Dahlan, Hj. Nani Astuti, dan Muhaimin.

Pengurus DPC PKB Purworejo, Budi Sunaryo, menyampaikan bahwa Muscab kali ini masih berada pada tahap penjaringan awal sekaligus penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya.

“Setelah ini akan dilakukan uji kompetensi dan kelayakan bagi para calon,” ujarnya.

Baca Juga  Bertahan dengan Rasa Asli, Pak Badri Menolak Jalan Pintas di Usaha Es Dawet Ireng

Uji kompetensi dan kelayakan (UKK) rencananya akan melibatkan perguruan tinggi di Semarang, dengan tahapan tes psikologi dan wawancara. Hasil seleksi tersebut akan mengerucut menjadi tiga nama yang kemudian dimusyawarahkan bersama DPAC untuk menentukan ketua terpilih.

Muscab tahun ini mengusung tema sinergi lintas generasi, dengan penekanan pada kolaborasi antara kader senior dan generasi muda guna memperkuat soliditas partai.

Sementara itu, anggota DPR RI Fraksi PKB, Ratna Jiwita Sari, yang hadir mewakili Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan pentingnya adaptasi partai terhadap perubahan zaman.

Baca Juga  Aktivis KontraS Disiram Air Keras: "Potret Buram Demokrasi dan Kriminalisasi Pembela HAM"

Menurutnya, dominasi pemilih generasi Z menuntut PKB lebih responsif terhadap isu-isu strategis seperti lapangan kerja dan pendidikan. “Politik harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat pemilu,” kata Ratna.

Ia menambahkan, dengan penguatan kerja hingga tingkat akar rumput, PKB optimistis dapat meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *