BERITADAERAHKESEHATANPOLITIK & PEMERINTAHAN

Pemkab Banjarnegara Hidupkan Kembali UKS Demi Cetak Generasi Emas

87
×

Pemkab Banjarnegara Hidupkan Kembali UKS Demi Cetak Generasi Emas

Sebarkan artikel ini

BANJARNEGARA,TOMBAK RAKYAT.COM –Pemerinta Kabupaten Banjarnegara berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan kembali peran Usaha Sekolah/Madrasah Kesehatan (UKS/M) di seluruh wilayahnya.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata meningkatkan derajat kesehatan generasi muda sekaligus mempersiapkan investasi bangsa menyambut puncak bonus demografi 2040 dan visi Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina UKS/M Kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara Tahun 2026 yang digelar di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Selasa (2/6/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara, Latifa Hesti Purwaningtyas, mengakui bahwa aktivitas UKS/M di tingkat kecamatan selama ini dinilai kurang maksimal dan cenderung pasif.

Baca Juga  CAJ Gelar Sidang Umum ke-21 di Kuala Lumpur, Tegaskan Solidaritas Jurnalis ASEAN

“Selama ini mungkin UKS kita tidur ya. Kami mohon kerja samanya, sehingga UKS di tingkat kecamatan bisa sama-sama dihidupkan dan dimanfaatkan,” ujar Hesti dalam arahannya.Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Banjarnegara, Hendro Cahyono, menekankan bahwa kesuksesan program kesehatan sekolah ini tidak bisa dicapai jika dikerjakan secara terpisah atau parsial.

Foto : Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara, Latifa Hesti Purwaningtyas beserta Tim Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina UKS/M Kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara Tahun 2026 yang digelar di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Selasa (2/6/2026).

Diperlukan komitmen bersama, inovasi, serta proses pemantauan dan evaluasi yang berkesinambungan dari seluruh pihak terkait.

Baca Juga  IKABASS Berbagi di Ramadan, Bagikan 300 Paket Takjil kepada Warga di Jalan Wahidin Cirebon

Hendro juga menyoroti berbagai tantangan kompleks yang dihadapi remaja saat ini, mulai dari masalah kurang gizi, kurang berolahraga, ancaman penyakit menular seksual, hingga kebiasaan merokok.

Menurutnya, pemenuhan akses informasi kesehatan yang akurat melalui institusi pendidikan sangat krusial agar para remaja memiliki keterampilan dalam mengambil keputusan untuk hidup sehat.

Secara khusus, Sekda Banjarnegara meminta agar perluasan program pembinaan kesehatan ini tidak hanya menyasar sekolah umum dan madrasah formal saja, tetapi juga wajib menyentuh lingkungan pondok pesantren.

Baca Juga  FORMADES Gandeng DIGIDES : Dorong Transformasi Digital Desa di Kendal

“Sebagian masyarakat kita ada di pesantren, ini sungguh perlu sentuhan usaha kesehatan. Saya minta ini diprogramkan,” tegas Hendro.

Melalui koordinasi intensif ini, Pemkab Banjarnegara berharap seluruh Tim Pembina UKS/M di tingkat kecamatan dapat bergerak serentak untuk mengaktifkan kembali pelayanan kesehatan sekolah demi melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *