BERITADAERAHKESEHATAN

Banjir Rob di Karangsari dan Bandengan Kendal Tak Kunjung Surut, Warga kwatirkan Masalah Kesehatan dan Harapkan Solusi Pemda

395
×

Banjir Rob di Karangsari dan Bandengan Kendal Tak Kunjung Surut, Warga kwatirkan Masalah Kesehatan dan Harapkan Solusi Pemda

Sebarkan artikel ini

TOMBAK RAKYAT.COM ,KENDAL-Banjir rob   atau air laut pasang masih merendam permukiman warga di Kelurahan Karangsari dan Bandengan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, dengan kondisi air yang tak kunjung surut dalam beberapa waktu terakhir.(27/11/2025)

Situasi ini menyebabkan kerepotan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan memicu kekhawatiran akan timbulnya masalah kesehatan di lingkungan mereka.

Ratusan kepala keluarga di dua kelurahan tersebut terdampak langsung oleh genangan air rob, yang membuat akses jalan dan rumah sulit dilalui. Berbagai aktivitas dasar warga, seperti bekerja atau bersekolah, menjadi terhambat.

Baca Juga  Kapolda Jabar Tinjau Arus Balik di Rest Area 229B, Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman
Kondisi terkini daerah banjir rob (desa Karangsari kendal)

Kekhawatiran Kesehatan Masyarakat

Dengan adanya genangan air kotor yang bercampur dengan sampah, warga dihadapkan pada risiko penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD), diare, dan infeksi kulit.

Penyakit kulit, seperti gatal-gatal dan kutu air, dilaporkan menjadi keluhan paling umum di posko-posko kesehatan darurat yang didirikan di lokasi banjir, seperti di TPQ Al Irsyad Karangsari.

Baca Juga  PGIN Peringati Harlah ke-8 dengan Tuntut Kepastian Status PPPK bagi Guru Madrasah

Petugas kesehatan setempat telah mengimbau warga untuk menggunakan alas kaki yang aman, seperti sepatu bot, saat beraktivitas di area yang terendam untuk mencegah penyakit.

Foto kondisi lokasi tergenang air rob(desa Bandengan kendal)

Harapan Warga kepada Pemerintah Daerah

Nardi, salah satu warga Karangsari, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. “Sudah lama kami mengalami rob setiap tahunnya.

Kami berharap ada langkah jelas dari Pemda, baik bupati maupun wakil bupati, untuk mengatasi banjir rob ini secara permanen, bukan hanya penanganan darurat,” ujarnya.

Baca Juga  Polsek Pademangan Lakukan Monitoring dan Pengamanan Keberangkatan Massa Buruh ke Aksi Pra May Day 2026

Warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang, seperti pembangunan tanggul laut yang lebih kokoh atau normalisasi saluran air, agar mereka dapat hidup tenang tanpa ancaman banjir rob yang terus berulang.

Pemerintah Kabupaten Kendal sendiri sebelumnya telah menyatakan fokusnya untuk menangani persoalan banjir rob di wilayah pesisir dan mengusulkan pembangunan tanggul laut sebagai solusi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *