DAERAH

Indramayu Barat Tetapkan Titik Nol Kilometer, Sinyal Awal Kawasan Investasi Baru di Pantura Jawa Barat

164
×

Indramayu Barat Tetapkan Titik Nol Kilometer, Sinyal Awal Kawasan Investasi Baru di Pantura Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

TombakRakyat.com INDRAMAYU — Wilayah barat Kabupaten Indramayu memasuki fase strategis dalam peta pembangunan nasional setelah diresmikannya Tugu Titik Nol Kilometer Indramayu Barat, Senin (22/12/2025). Penetapan titik nol ini menandai dimulainya tahapan awal pengembangan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Indramayu Barat, yang diproyeksikan menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di jalur Pantura Jawa Barat.

Tugu yang berlokasi di Blok Harendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu tersebut diposisikan sebagai penanda arah pembangunan kawasan, sekaligus referensi perencanaan tata ruang, infrastruktur, dan pusat kegiatan ekonomi wilayah barat Indramayu.

Baca Juga  Sinergi TNI-Polri Jamin Keamanan Nataru: Kodim 0808/Blitar Dan Polres Blitar Gelar Pos Pengamanan Terpadu Di Titik-Titik Strategis

Gerbang Baru Investasi dan Industrialisasi Desa

Indramayu Barat mencakup 10 kecamatan dengan karakter wilayah agraris, logistik, dan konektivitas tinggi. Kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra pertanian bernilai tambah, agroindustri modern, industri pengolahan hasil pangan, serta penguatan UMKM berbasis desa yang terintegrasi dengan pasar nasional.

Keberadaan Titik Nol Kilometer menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembentukan ekosistem investasi yang terstruktur, sejalan dengan kebutuhan dunia usaha akan kepastian lokasi, perencanaan kawasan, dan efisiensi distribusi.

Baca Juga  Akses Masyarakat Segera Pulih: Satgas Yonzipur 1/DD Pacu Pemasangan Jembatan Bailey Di Garoga Pasca Bencana

Posisi Strategis di Koridor Ekonomi Pantura

Secara geografis, Indramayu Barat berada di koridor utama Pantai Utara Jawa (Pantura) yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi nasional. Akses ini memberikan keunggulan kompetitif dalam mendukung rantai pasok, distribusi logistik, dan ekspansi industri, khususnya sektor pangan, energi pendukung, dan manufaktur skala menengah.

Dengan penguatan infrastruktur dasar, penataan ruang, serta kesiapan sumber daya manusia lokal, kawasan ini dinilai memiliki kapasitas untuk tumbuh sebagai destinasi investasi jangka menengah hingga panjang.

Baca Juga  Dandim 0723/Klaten Hadiri Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Se-Kabupaten Klaten Tahun 2025

Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Jawa Barat

Peresmian Tugu Titik Nol Kilometer menjadi simbol dimulainya fase konsolidasi wilayah, sekaligus penegasan arah kebijakan pembangunan berbasis kemandirian ekonomi regional. Dalam konteks nasional, langkah ini memperkuat upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi dan pembentukan pusat-pusat ekonomi baru di luar kawasan metropolitan.

Indramayu Barat diproyeksikan berkembang sebagai ruang ekonomi baru yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan, dengan peluang kolaborasi terbuka bagi investor nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *