BERITANASIONALPOLITIK & PEMERINTAHAN

Presiden Prabowo Subianto Sinder Menkeu Purbaya Soal kinerja Perpajakan dan Bea Cukai di Retret Kabinet Hambalang

257
×

Presiden Prabowo Subianto Sinder Menkeu Purbaya Soal kinerja Perpajakan dan Bea Cukai di Retret Kabinet Hambalang

Sebarkan artikel ini
TOMBAK RAKYAT. COM, BOGOR – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sempat “deg-degan” dan terkejut setelah
mendapat sindiran langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait kinerja perpajakan dan bea cukai di Indonesia.
Sindiran tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin agenda Retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa (6/1/2026) lalu.
Purbaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menyoroti adanya praktik
pengurangan nilai ekspor atau impor, atau under-invoicing, yang masih marak dan diduga turut melibatkan oknum pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai (DJBC).
Presiden menekankan perlunya peningkatan pengawasan dan keterbukaan dalam kebijakan pajak nasional untuk mengatasi kebocoran pendapatan negara tersebut. 
Sebelumnya, Purbaya sendiri telah menyiapkan materi komprehensif mengenai kondisi
ekonomi nasional dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk dievaluasi dalam forum tersebut.
Foto : kehadiran Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat acara Retret kabinet di Hambalang

Ia menilai retret kabinet jilid kedua ini menjadi momentum penting untuk evaluasi kebijakan

Baca Juga  AR Learning Center Gelar Pelatihan Diklat Sertifikasi CIJ dan CPW
kementerian dan lembaga serta menyelaraskan program prioritas pemerintah ke depan. 
Respons Purbaya terhadap sindiran tersebut menunjukkan komitmennya untuk memperbaiki kinerja di bawah kementerian
yang dipimpinnya.
Ancaman perbaikan secara drastis, bahkan hingga potensi sistem dikembalikan ke zaman
Orde Baru atau pemutusan hubungan kerja 16 ribu pegawai, sempat dilontarkan Purbaya jika Bea Cukai tidak memperbaiki diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *