BERITADAERAH

FORMADES Aceh Tenggara Menyasar MBG

329
×

FORMADES Aceh Tenggara Menyasar MBG

Sebarkan artikel ini

ACEH TENGGARA, TOMBAKRAKYAT.com – Hatta menyampaikan rasa syukurnya atas hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, masih ada kelompok masyarakat yang belum sempat menikmati makan siang secara layak, bahkan belum mampu memenuhi kebutuhan makan harian mereka. Dengan adanya program ini, kebutuhan pangan mereka setidaknya dapat terbantu.
“Terkait respons dari anak-anak yang mengeluhkan menu MBG. Jangan salahkan mereka kalau faktanya menu MBG tidak lebih baik kulitas gizinya dari makanan dirumh yang disediakan orang tua mereka ” imbuh Hatta. Menurutnya pemerintah yang mestinya lebih peka dan serius memperhatikan berbagai tanggapan publik sebagai bahan evaluasi ke depan.

Baca Juga  Penerima Uang Salah Transfer yang Tak Mengembalikan Terancam Pidana, Ini Dasar Hukumnya

“Sayang sekali jika niat baik ini tidak tersalurkan dengan tepat.  Berpotensi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Cibiran, kritik, bahkan pertentangan bisa saja muncul. Namun jika potensi tersebut bisa diminimalisir suara suara miring di masyarakat dapat diredam,” pungkas Hatta.

Lebih lanjut, Hatta mengungkapkan bahwa sejumlah sekolah telah melakukan investigasi internal terkait pelaksanaan program tersebut. Salah satunya terjadi di MIN 2 Aceh Tenggara, yang tercatat telah tiga kali mengalami konflik akibat lauk pauk yang basi. Akibatnya, yayasan khusus untuk MIN 2 Kutacane terpaksa mengganti kembali menu makanan tersebut pada tahun 2025 lalu.
“Kritik program MBG terus ramai di media sosial, namun hingga kini tidak terlihat adanya respons serius dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca Juga  Apel Pengamanan Unras di Gold Coast, Polisi Tekankan Pendekatan Humanis

Atas kondisi tersebut, Hatta menyatakan pihaknya berencana menggelar aksi demonstrasi guna mendesak pemerintah melakukan kajian ulang terhadap program MBG, bahkan menuntut agar program tersebut dihentikan khususnya di wilayah Aceh Tenggara.
“Jika tidak ada perbaikan kami akan turun ke jalan. Evaluasi menyeluruh, atau MBG dihapuskan di Aceh Tenggara,” tutup Hatta Selian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *