BERITADAERAHTNI & POLRI

Hari Kedua Pencarian, Korban Terseret Arus di Pantai Larangan Ditemukan 2,7 Kilometer dari Lokasi Awal

77
×

Hari Kedua Pencarian, Korban Terseret Arus di Pantai Larangan Ditemukan 2,7 Kilometer dari Lokasi Awal

Sebarkan artikel ini

Tegal_ Tombak rakyat.com – Memasuki hari kedua pencarian, petugas gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terseret arus laut di Pantai Larangan, Kabupaten Tegal. Seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Faqih Abdusalam Raihan, warga Desa Dermasandi RT 08 RW 02, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, ditemukan pada Minggu (18/1) sekitar pukul 09.15 WIB.

Kasatpolairud Polres Tegal, Iptu Hendra, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 2,7 kilometer dari lokasi awal kejadian. “Korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada pukul 09.15 WIB, berjarak kurang lebih 2,7 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang,” ujar Iptu Hendra.

Baca Juga  RAKORNAS I PWI LS Digelar di Demak, Perkuat Konsolidasi dan Visi Kebangsaan

Ia menjelaskan, proses pencarian melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan dengan melakukan penyisiran laut menggunakan perahu dan pemantauan dari darat. Kondisi arus laut yang cukup kuat menjadi tantangan dalam proses pencarian korban.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Sabtu, 17 Januari, saat mandi di bibir pantai bersama dua orang rekannya. Namun, arus laut yang deras secara tiba-tiba menyeret korban ke tengah laut. “Rekan korban sempat berusaha menolong, namun tidak berhasil karena kuatnya arus dan korban diduga sudah kelelahan,” jelas Iptu Hendra.

Baca Juga  Penyaluran Bantuan  untuk Korban Bencana Banjir di Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues 

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke darat untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Iptu Hendra juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak berenang di pantai saat kondisi cuaca dan arus laut tidak bersahabat, demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *