BERITADAERAH

Tanggul Kali Kuto Kritis, Kades Rowosari Gelar Rapat Darurat dan Tempuh Swadaya Warga

281
×

Tanggul Kali Kuto Kritis, Kades Rowosari Gelar Rapat Darurat dan Tempuh Swadaya Warga

Sebarkan artikel ini
Rapat darurat Kades Rowosari bersama Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Minggu, (17/1/26 18:30)
Rapat darurat Kades Rowosari bersama Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Minggu, (17/1/26 18:30)

KENDAL, TOMBAKRAKYAT.com – Demi keselamatan warganya, Kepala Desa Rowosari, Kendal, Luqman Zakaria, S.Sos., S.H., NL.P, turun langsung meninjau kondisi bibir Sungai Kuto yang mengalami pengikisan akibat banjir, Minggu (17/1/2026). Dari hasil pantauan di lapangan, kondisi tanggul dinilai semakin kritis dan berpotensi membahayakan permukiman warga Dusun Tegalrejo.

 

Melihat situasi tersebut, Luqman segera menggelar rapat darurat bersama RT/RW, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di kantornya usai salat Magrib, di hari yang sama. Rapat tersebut membahas langkah cepat untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Baca Juga  BIMTEK DIGIDES : Desa Simo Bersiap Menuju Desa Digital.
Bangunan talud yang sudah nampak retak
Bibir sungai Kali kuto tersisa lebih kurang 50 cm dari bangunan talud yang sudah nampak retak tetak

Hasil rapat menyepakati pelaksanaan swadaya masyarakat sebagai solusi penanganan jangka pendek. Upaya yang akan dilakukan berupa pemasangan penahan dari bambu dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp10 juta. Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu 2 hingga 3 hari ke depan. “Langkah ini bersifat sementara untuk mengurangi risiko yang lebih besar, sambil menunggu penanganan dari dinas terkait,” jelas Luqman.

Baca Juga  Polresta Cirebon Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolresta Pimpin Penanaman Jagung Serentak
Kepala Desa Rowosari, Luqman Zakaria, S.Sos., S.H., NL.P, saat survey lokasi bibir sungai yang terkikis di dusun Tegalrejo.
Kepala Desa Rowosari, Luqman Zakaria, S.Sos., S.H., NL.P, saat survey lokasi bibir sungai yang terkikis di dusun Tegalrejo.

Selain itu, Luqman juga telah melayangkan surat permohonan resmi kepada dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air dan Tata Ruang (PUSDA TARU) Propinsi Jawa Tengah, pada Senin (18/1/2026), guna meminta penanganan segera atas kondisi kritis tanggul Sungai Kuto di Dusun Tegalrejo.

 

Warga berharap pemerintah terkait dapat segera turun tangan agar kerusakan tanggul tidak semakin parah dan menimbulkan korban di kemudian hari.

Baca Juga  Viral di Medsos, Pelaku Pemalakan Sopir di Jembatan Tiga Berhasil Diamankan Polisi

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *