KENDAL, TOMBAKRAKYAT.com – Demi keselamatan warganya, Kepala Desa Rowosari, Kendal, Luqman Zakaria, S.Sos., S.H., NL.P, turun langsung meninjau kondisi bibir Sungai Kuto yang mengalami pengikisan akibat banjir, Minggu (17/1/2026). Dari hasil pantauan di lapangan, kondisi tanggul dinilai semakin kritis dan berpotensi membahayakan permukiman warga Dusun Tegalrejo.
Melihat situasi tersebut, Luqman segera menggelar rapat darurat bersama RT/RW, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di kantornya usai salat Magrib, di hari yang sama. Rapat tersebut membahas langkah cepat untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Hasil rapat menyepakati pelaksanaan swadaya masyarakat sebagai solusi penanganan jangka pendek. Upaya yang akan dilakukan berupa pemasangan penahan dari bambu dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp10 juta. Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu 2 hingga 3 hari ke depan. “Langkah ini bersifat sementara untuk mengurangi risiko yang lebih besar, sambil menunggu penanganan dari dinas terkait,” jelas Luqman.

Selain itu, Luqman juga telah melayangkan surat permohonan resmi kepada dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air dan Tata Ruang (PUSDA TARU) Propinsi Jawa Tengah, pada Senin (18/1/2026), guna meminta penanganan segera atas kondisi kritis tanggul Sungai Kuto di Dusun Tegalrejo.
Warga berharap pemerintah terkait dapat segera turun tangan agar kerusakan tanggul tidak semakin parah dan menimbulkan korban di kemudian hari.












