Program ini dialokasikan anggaran tahunan sebesar Rp1,1 hingga Rp1,2 miliar. Saat pensiun, setiap guru Madin diperkirakan akan mendapatkan dana sekitar Rp180 juta hingga Rp210 juta per orang.
Meskipun ada pembahasan mengenai sumber dana yang terkait dengan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), Bupati menegaskan bahwa kesejahteraan guru Madin adalah prioritas utama. “Setahun sebenarnya nggak terlalu besar, sekitar Rp1,1 sampai Rp1,2 miliar.

Tapi kan punya benefit yang cukup besar kepada guru madin yang selama ini mereka tidak memiliki dana pensiun ketika purna tugas,” tambahnya.Untuk pendataan, pemerintah daerah akan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) yang telah memverifikasi penerima insentif daerah.
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) menjelaskan bahwa pemilihan Batang sebagai lokasi perayaan Harlah NU Satu Abad tingkat Jawa Tengah didasarkan pada posisi geografisnya yang strategis, yang mudah dijangkau dari berbagai penjuru Jawa Tengah.












