Abraham Samad (Mantan Ketua KPK)Temui Presiden Prabowo, Tegaskan Reformasi Polri Butuh Sosok Kapolri Baru
Sebarkan artikel ini
TOMBAK RAKYAT.COM, JAKARTA – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, secara langsung menyampaikan urgensi reformasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara.Jumat,30/1/2026
Beberapa tokoh lain yang hadir, yaitu Peneliti Utama Politik BRIN Siti Zuhro, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, dan mantan Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji.
Dalam pertemuan intensif tersebut, Samad menggarisbawahi bahwa agenda reformasi kepolisian hanya akan berjalan efektif jika dilakukan penyegaran kepemimpinan melalui pergantian Kapolri baru.
Samad menyampaikan bahwa untuk memulihkan kepercayaan publik dan memperbaiki indeks persepsi korupsi, diperlukan langkah konkret di luar sekadar wacana normatif.
Menurutnya, kehadiran figur baru di pucuk pimpinan Polri menjadi kunci utama agar transformasi budaya organisasi tidak terhambat oleh kepentingan lama.
Foto :Abraham Samad(Mantan ketua Komisi pembrantasan korupsi-KPK)usai memberikan Keterangan pers di dpn awk media.
“Reformasi Polri tidak mungkin berjalan maksimal tanpa adanya penyegaran di tingkat pimpinan tertinggi,” ujar Samad usai pertemuan tersebut.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan pihak luar dan tokoh-tokoh kredibel dalam tim reformasi agar perubahan yang dihasilkan bersifat substansial, bukan sekadar kosmetik internal.
Menanggapi masukan tersebut, Presiden Prabowo dilaporkan menyambut baik kritik dan saran dari para tokoh bangsa.
Presiden menegaskan komitmennya untuk melakukan pembersihan di berbagai instansi negara, termasuk Polri, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dari intervensi oligarki hitam.
Pertemuan ini juga membahas sejumlah isu krusial lain, seperti penguatan UU KPK dan penuntasan kasus-kasus korupsi besar di sektor sumber daya alam.