BERITAPOLITIK & PEMERINTAHAN

Jateng Targetkan Wisatawan Timur Tengah, Ekonomi Halal Jadi Motor Utama Pembangunan 2027 

183
×

Jateng Targetkan Wisatawan Timur Tengah, Ekonomi Halal Jadi Motor Utama Pembangunan 2027 

Sebarkan artikel ini
TOMBAK RAKYAT.COM, SEMARANG –Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah sebagai prioritas utama pembangunan pada tahun 2027.
Langkah strategis ini diambil untuk menangkap potensi pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah, seperti ditegaskan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. 
Saat Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang,jumat, 6/2/2026.
Taj Yasin, yang akrab disapa Gus Yasin, menekankan pentingnya arah pembangunan ini. “Untuk tahun 2027, Jawa Tengah kita arahkan pada sektor pariwisata dan penguatan ekonomi, lewat ekonomi halal berbasis syariah.
Ini menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujarnya.
Gus Yasin mengungkapkan bahwa tren kunjungan wisatawan luar negeri ke Jawa Tengah menunjukkan peningkatan signifikan, dengan segmen wisatawan dari Timur Tengah
menjadi pasar yang paling potensial jika didukung ekosistem yang tepat. “Mereka sangat senang dengan destinasi yang berstatus ramah muslim (muslim-friendly tourism).
Foto : wagub jateng Taj yasin pimpin acara Musyawarah perencanaan Pembangunan (Musrenbang)”2026 di Grhadika Bhakti Praja kantor Gubernur jateng .jumat,6/2/2026

Saat ini, ekosistem tersebut sudah mulai tumbuh di beberapa wilayah, seperti Karanganyar, Wonosobo, dan Temanggung,” tambahnya.

Baca Juga  Rp11,4 Miliar Dana Pendidikan “Diselamatkan” : Potret Busuk Moral di Balik Jas Pendidikan

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jateng akan membangun sistem aglomerasi pariwisata di wilayah Semarang Raya, mengoneksikan seluruh pelaku pariwisata untuk promosi yang masif dan terpadu. 

Meskipun berfokus pada ekonomi halal, Gus Yasin menekankan bahwa daya tarik wisata tidak akan maksimal tanpa kebersihan lingkungan.
 Dia mengaitkan upaya ini dengan “Gerakan Indonesia ASRI” (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang terlihat pada latar belakang acara, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama membersihkan lingkungan.
Rencana pembangunan 2027 ini juga tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan, menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian alam Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *