Bandung, TombakRakyat.com- Suasana pagi di Bandung tampak lebih semarak dari biasanya. Di bawah langit cerah, wajah-wajah penuh harap memadati area pendaftaran mudik gratis yang digelar oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung. Lebaran selalu menjadi momentum sakral bagi para perantau untuk kembali ke kampung halaman, melepas rindu, serta merajut kembali kehangatan bersama keluarga dan tetangga.

Pada tahun 2026, Dishub Kota Bandung kembali menghadirkan program mudik gratis bagi warga, pekerja, dan pelajar yang berdomisili di Kota Bandung. Program ini melayani sejumlah rute favorit, yakni Surabaya, Yogyakarta, Kuningan, Cirebon, Banjar, dan Tasikmalaya. Calon peserta diwajibkan membawa fotokopi Kartu Keluarga dan KTP, atau surat keterangan kerja maupun kartu mahasiswa sebagai bukti domisili.

Sebanyak lima armada bus disiapkan untuk mengantar pemudik dengan aman dan nyaman. Selain fasilitas transportasi, peserta juga mendapatkan suvenir serta takjil untuk berbuka puasa di perjalanan. Pendaftaran dibuka mulai 24 Februari 2026 hingga 4 Maret 2026 dan dilakukan secara luring setiap Senin sampai Sabtu, pukul 08.00–15.00 WIB, di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Enam petugas Dishub berjajar di meja registrasi, melayani masyarakat dengan tertib dan senyum ramah.
Antusiasme warga terlihat tinggi sejak hari pertama pendaftaran. Informasi program ini banyak diperoleh melalui media sosial Instagram resmi Dishub dan berbagai kanal informasi publik. Santi Prianti kepala seksi manajemen angkutan umum dishub kota Bandung menegaskan, “program mudik gratis bertujuan menekan angka kemacetan, kecelakaan, serta emisi polusi selama periode arus mudik Lebaran. Agenda mudik gratis ini diselenggarakan rutin setiap tahun oleh dishub kota Bandung”.
Di balik deretan bus yang siap melaju, tersimpan harapan dan doa para pemudik yang ingin segera memeluk orang tua, menyapa sahabat lama, dan merayakan Idulfitri dengan penuh syukur. Program ini bukan sekadar perjalanan gratis, melainkan jembatan rindu yang menyatukan jarak. Bagi warga Bandung yang merindukan kampung halaman, inilah saatnya mendaftar dan menjadi bagian dari perjalanan penuh makna menuju rumah.












