JOMBANG – TombakRakyat.com Mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, MI Midanutta’lim 1 Mayangan menggelar kegiatan Kokurikuler Pondok Ramadhan pada Kamis–Jumat (26–27/2). Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan madrasah itu diikuti siswa kelas V dan VI.
Selama dua hari satu malam, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter. Mulai dari materi fiqih puasa, tadarus Al-Qur’an, buka puasa bersama, shalat berjamaah, hingga ngaji kitab dan olahraga pagi.
Kepala MI Midanutta’lim 1 Mayangan, M. Miftahus Saidin, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kualitas ibadah siswa, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.

“Pondok Ramadhan ini menjadi momentum pembiasaan ibadah berjamaah sekaligus penguatan akhlak. Harapannya, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pada hari pertama, kegiatan diawali registrasi dan pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi fiqih puasa. Sore harinya, siswa mengikuti tadarus bersama dengan pendampingan guru. Menjelang maghrib, suasana kebersamaan terasa saat buka puasa bersama.
Malam harinya, siswa melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Kegiatan dilanjutkan dengan ngaji kitab dasar fiqih dan akhlak secara interaktif. Beberapa siswa juga mendapat kesempatan menyampaikan kultum untuk melatih keberanian berbicara di depan umum.

Memasuki dini hari, peserta melaksanakan sahur bersama dan shalat Subuh berjamaah. Kegiatan ditutup dengan olahraga pagi serta refleksi dan penutupan.
Menurut Miftahus, kegiatan ini juga mengintegrasikan berbagai mata pelajaran seperti Fiqih, Al-Qur’an Hadist, Aqidah Akhlak, Pendidikan Pancasila, dan Penjaskes. “Kami ingin membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki karakter Pancasila,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari wali murid. Ustadz M. Kamaluddin, orang tua dari ananda Nafisa, menyampaikan terima kasih kepada MI Midanutta’lim 1 Mayangan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Pondok Ramadhan bukan hanya menambah ilmu agama, tetapi juga melatih kemandirian dan kedisiplinan anak-anak. Ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi putri kami,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi muda.
Melalui Pondok Ramadhan ini, MI Midanutta’lim 1 Mayangan berharap nilai-nilai religius dan semangat kebersamaan yang ditanamkan selama kegiatan dapat terus terjaga di luar bulan Ramadhan.












