TECHNOLOGI & PENDIDIKAN

Menyambut PPDB 2026/2027: SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng Buka Jurusan Tata Kecantikan Pertama di Manggarai Raya serta Siapkan Pergantian Nama Menjadi SMK St. Antonius Padua

201
×

Menyambut PPDB 2026/2027: SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng Buka Jurusan Tata Kecantikan Pertama di Manggarai Raya serta Siapkan Pergantian Nama Menjadi SMK St. Antonius Padua

Sebarkan artikel ini

Ruteng, TombakRakyat.com – SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi ratusan siswa dan guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi sekaligus menyambut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memperkenalkan berbagai terobosan baru, termasuk pembukaan jurusan Tata Kecantikan yang disebut sebagai jurusan pertama di wilayah Manggarai Raya.

Pemeriksaan kesehatan berlangsung di Aula SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng, Jalan Tuwa Nomor 41, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, pada Sabtu (7/3/2026) mulai pukul 07.30 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan guru dari SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng serta SMPK St. Antonius Ruteng.

Berbagai layanan kesehatan diberikan secara gratis, antara lain pengukuran berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan mulut dan telinga, tes gula darah, asam urat, kolesterol, serta penentuan golongan darah. Seluruh proses pemeriksaan ditangani secara profesional oleh tenaga medis sekolah.

Dokter Marianus Ronald Susilo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah persiapan sekolah menjelang penerimaan siswa baru.

“Kegiatan pemeriksaan kesehatan hari ini merupakan bagian dari persiapan kami menyongsong event Penerimaan Siswa Baru yang akan datang,” ujarnya.

Baca Juga  Nasib Guru Madrasah Swasta: Mengabdi Setulus Hati, Dibalas Diskriminasi Negara

Ke depan, program pemeriksaan kesehatan ini juga akan diperluas kepada masyarakat sekitar sekolah. Rencananya, kegiatan serupa akan dilaksanakan pada April 2026 dan selanjutnya menjangkau berbagai kecamatan di Kabupaten Manggarai.

“Kami juga merencanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar sekolah pada bulan April mendatang. Setelah itu kegiatan ini akan dilaksanakan di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Manggarai,” tambah Dokter Ronald.

Kepala SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng, Yohanes Batara, SE, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain untuk mengidentifikasi secara dini masalah kesehatan siswa sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun pengobatan secepat mungkin. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyiapkan generasi muda yang sehat secara jasmani agar mampu mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih fokus dan optimal.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengembangan yayasan dan sekolah ke depan, termasuk rencana pergantian nama sekolah.

“Saat ini kami sedang melakukan upaya pergantian nama SMK Kesehatan Indonesia Timur menjadi SMK St. Antonius Padua. Proses administrasinya sedang berjalan di tingkat provinsi, sehingga pada tahun ajaran baru nanti kami berharap sudah dapat menggunakan nama sekolah yang baru,” jelas Yohanes Batara.

Sementara itu, Ketua Yayasan Maria Yustin D. Romas menegaskan bahwa pengembangan sekolah difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan tanpa orientasi keuntungan semata. Salah satu langkah nyata adalah menurunkan biaya pendidikan agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga  Seminar Nasional di Balai Kota Bandung Bahas Arah Pembaruan KUHP dan Tantangan Penerapan KUHAP Baru

Biaya SPP di tingkat SMK diturunkan menjadi Rp100.000 per bulan dari sebelumnya Rp150.000. Sementara itu, SPP di SMPK St. Antonius Ruteng yang sebelumnya Rp50.000 kini digratiskan. Yayasan juga melakukan berbagai perbaikan fasilitas sekolah, termasuk pengecatan ulang ruang-ruang kelas untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman.

Terobosan lain yang paling dinantikan oleh calon siswa adalah pembukaan Program Studi Tata Kecantikan mulai Tahun Pelajaran 2026/2027.

“Tahun ajaran baru nanti, Program Studi Tata Kecantikan sudah bisa dibuka. Perizinan telah diproses dan tenaga pengajar juga sudah tersedia,” ungkap Ketua Yayasan.

Dengan hadirnya jurusan baru ini, SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng kini memiliki enam program keahlian, yakni Keperawatan, Farmasi, Administrasi Perkantoran, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL-Komputer), Agribisnis Ternak Ruminansia, dan Tata Kecantikan.

Pihak sekolah menyebutkan bahwa jurusan Tata Kecantikan ini merupakan yang pertama di wilayah Manggarai Raya. Selama ini, pendidikan vokasi di bidang kecantikan lebih banyak tersedia di daerah lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur, seperti Kota Kupang.

Program ini diharapkan mampu menjawab potensi ekonomi lokal yang semakin berkembang, khususnya di sektor pariwisata serta peluang usaha mandiri seperti salon dan spa di wilayah Manggarai. Para siswa nantinya akan dibekali keterampilan perawatan kulit, rambut, tata rias (makeup), nail art, serta etika profesi dan kewirausahaan sesuai dengan standar kurikulum pendidikan vokasi.

Baca Juga  Bali Susun Skema Pencegahan Dini Radikalisme Anak, Soroti Usia Transisi 17–18 Tahun

SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng yang berdiri sejak Juli 2010 dan telah terakreditasi B juga didukung berbagai fasilitas pendidikan, seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium IPA dan komputer, perpustakaan, media pembelajaran berbasis televisi edukasi, serta asrama dengan biaya terjangkau bagi siswa dari luar daerah. Aula sekolah bahkan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai tempat pelaksanaan misa Minggu.

Dengan kombinasi layanan kesehatan preventif, biaya pendidikan yang semakin terjangkau, peningkatan fasilitas, serta pembukaan jurusan inovatif pertama di Manggarai Raya, SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng optimistis menjadi salah satu pilihan utama bagi lulusan SMP yang ingin menempuh pendidikan vokasi berkualitas dengan prospek kerja yang jelas.

Calon peserta didik dan orang tua yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai PPDB Tahun Pelajaran 2026/2027 dapat menghubungi pihak sekolah secara langsung.

Laporan: Sie Humas SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng Manggarai. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *