TECHNOLOGI & PENDIDIKAN

Survei 1.090 Mahasiswa UT Luar Negeri : 81,1% Tolak AOP Jadi Satu-Satunya Skema Ujian

29
×

Survei 1.090 Mahasiswa UT Luar Negeri : 81,1% Tolak AOP Jadi Satu-Satunya Skema Ujian

Sebarkan artikel ini

Jakarta TombakRakyat.com Survei terhadap 1.090 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Luar Negeri menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menginginkan sistem ujian yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kondisi nyata mereka sebagai pekerja.

Sebanyak 94,7% responden merupakan pekerja penuh waktu, sementara 53,5% tidak memiliki hari libur tetap. Kondisi ini membuat pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) dengan skema Automated Online Proctoring (AOP) dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan mahasiswa luar negeri.

Baca Juga  MA Mu'allimin Temanggung Jawa Tengah Laksanakan Study Lapangan ke Situs Arkeologi Sangiran Kab Sragen Jawa Tengah

Dari sisi kesiapan teknis, 60,3% mahasiswa mengaku belum siap mengikuti AOP, 35,8% belum memiliki perangkat yang sesuai, dan 76,8% menghadapi kendala kualitas internet.

Selain itu, 41,4% responden tidak memiliki tempat ujian yang kondusif, sedangkan 67% menilai biaya perubahan jadwal ujian cukup memberatkan.

Yang paling menonjol, hanya 18,9% mahasiswa yang memilih AOP sebagai satu-satunya skema ujian, sementara 81,1% menginginkan pilihan skema lain atau sistem yang lebih fleksibel.

Baca Juga  Siswa SMP IT Al Muhsinin Cirebon Raih Dua Emas Nasional, Bukti Pelajar Daerah Mampu Bersaing di Tingkat Indonesia

Hampir seluruh responden, yakni 97,6%, menyatakan perlunya kebijakan ujian yang lebih adaptif terhadap kondisi mahasiswa UT di luar negeri.

Poin Penting Survei

  • 1.090 mahasiswa menjadi responden.
  • 94,7% adalah pekerja penuh waktu.
  • 53,5% tidak memiliki hari libur tetap.
  • 60,3% belum siap secara teknis mengikuti AOP.
  • 67% merasa biaya reschedule memberatkan.
  • 81,1% tidak setuju AOP menjadi satu-satunya skema ujian.
  • 97,6% menginginkan kebijakan ujian yang lebih fleksibel.
Baca Juga  Sosialisasi Layanan Kearsipan Nasional Dorong Kesadaran Arsip di Kalangan Mahasiswa

Dengan hasil survei yang menunjukkan bahwa tantangan utama mahasiswa UT Luar Negeri bukan hanya soal ujian, tetapi juga keterbatasan waktu, perangkat, internet, tempat ujian, dan biaya tambahan. Karena itu, mayoritas mahasiswa berharap kebijakan UAS dapat lebih fleksibel, inklusif, dan menyesuaikan dengan kondisi riil mahasiswa pekerja di berbagai negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *