BERITAPOLITIK & PEMERINTAHANSOCIAL & BUDAYA

Gus Yasin Lepas 1.142 Pemudik asal Bandung Kembali ke Kampung Halaman di Jawa Tengah

164
×

Gus Yasin Lepas 1.142 Pemudik asal Bandung Kembali ke Kampung Halaman di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
BANDUNG,TOMBAK RAKYAT.COM – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Husein Sastranegara, Bandung, pada Senin (16/3/2026).
Senyum sumringah terpancar dari wajah ribuan warga perantauan asal Jawa Tengah yang bersiap mengikuti program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, atau yang akrab disapa Gus Yasin, hadir langsung untuk melepas keberangkatan 1.142 pemudik tersebut.
Dengan total 23 armada bus, para pemudik diberangkatkan menuju berbagai titik di Jawa Tengah, mulai dari Cilacap, Sukoharjo, hingga Wonogiri.
Foto : Wagub jateng Gus taj yasin bersama isteri saat berangkatkan bus mudik gratis di Lanut Husein Sastranegara Bandung.Senin,16/3/2026

“Hari ini kita melepas mudik gratis untuk daerah Jawa Barat, Bandung, Cimahi, dan sekitarnya,” ujar Gus Yasin di sela-sela prosesi pemberangkatan.

Baca Juga  Brimob Polda Metro Jaya Bersihkan Pasar Ciputat, Lingkungan Sehat dan Aktivitas Warga Lebih Nyaman
Beliau menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama, di mana seluruh kru bus telah melewati pemeriksaan ketat sebelum bertugas.
Layanan Prima Hingga Terminal Tujuan

Tidak hanya fasilitas transportasi, Gus Yasin memastikan para pemudik akan tetap mendapatkan pelayanan setibanya di kampung halaman.
Di terminal-terminal tipe B di Jawa Tengah, para pemudik akan disambut dengan pemeriksaan kesehatan gratis melalui program spelling serta fasilitas internet gratis.
Antusiasme Tinggi dan Seleksi Ketat

Ketua Satgas Mudik Paguyuban Jawa Tengah Cabang Bandung Raya, Farchan Djuniaji, mengungkapkan bahwa antusiasme tahun ini sangat luar biasa.
Meski peminat mencapai 2.356 orang, keterbatasan kuota membuat panitia harus melakukan seleksi ketat.
Prioritas bantuan diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan, seperti pedagang kaki lima, buruh lepas, guru ngaji, asisten rumah tangga, hingga mahasiswa yang memiliki SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu).
Data mencatat peserta terbanyak berasal dari Cilacap dengan 339 orang, disusul Sukoharjo 150 orang, dan Banjarnegara 98 orang.
Program yang sudah berjalan lima kali ini terus menunjukkan peningkatan signifikan, dari yang semula hanya 3 bus pada tahun 2022 menjadi 23 bus di tahun ini, sebagai bentuk komitmen nyata Pemprov Jateng dalam melayani warganya di perantauan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *