BERITA

Seleksi Kepala Sekolah NTT Masuki Uji Kejiwaan: Menakar Integritas dan Ketangguhan Mental Pemimpin Pendidikan

183
×

Seleksi Kepala Sekolah NTT Masuki Uji Kejiwaan: Menakar Integritas dan Ketangguhan Mental Pemimpin Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Kupang, Tombak Rakyat.com – Proses seleksi calon Kepala SMA/SMK di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki babak krusial. Sebanyak 104 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa sebagai bagian dari tahapan strategis untuk memastikan kesiapan mental para kandidat dalam memimpin satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Semua tahapan sudah kita lakukan sesuai prosedur. Hari ini kita masuk pada pemeriksaan kesehatan jiwa untuk memastikan kesiapan mental para calon pemimpin pendidikan,” ujarnya di Kupang.

Baca Juga  Aktivis Sapudi Ingatkan Janji Pergantian Kapal Wichitra Dharma 1 Rute Kalianget–Sapudi–Jangkar

Menurutnya, proses seleksi dilaksanakan secara transparan dan berlandaskan regulasi, yakni Permendiknas Nomor 7 Tahun 2025, serta telah mengantongi Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara.

Ambrosius juga meminta para calon yang belum mengikuti tahap awal agar tetap bersabar. Mereka akan diakomodasi pada tahap berikutnya setelah dokumen Pertek tambahan diterbitkan.

“Selain pengisian jabatan, tahapan lanjutan juga mencakup promosi dan rotasi jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan jiwa ini menjadi indikator penting dalam menilai ketahanan mental calon Kepala Sekolah, mengingat kompleksitas tantangan dalam dunia pendidikan saat ini. Seorang Kepala Sekolah tidak hanya dituntut kompeten secara administratif, tetapi juga harus memiliki stabilitas emosional dan kepemimpinan yang kuat.

Baca Juga  Polsek Koja Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar

Sejalan dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, para Kepala Sekolah yang terpilih nantinya akan mengemban tiga mandat utama: penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran, serta mendorong kemandirian siswa.

“Profesionalisme Kepala Sekolah ke depan diukur dari kemampuannya membangun kemandirian peserta didik, termasuk melalui penanaman jiwa kewirausahaan,” tambah Ambrosius.

Sebagai bagian dari persiapan akhir, Pemerintah Provinsi NTT juga telah menjadwalkan pelantikan Kepala Sekolah yang akan diselenggarakan pada 25 Maret 2026 pukul 14.30 Wita hingga selesai, bertempat di Aula Eltari Kantor Gubernur NTT.

Baca Juga  Batik Korpri Resmi Wajib Dipakai Setiap Kamis Mulai 2026, Simbol Identitas ASN Kian Ditegaskan

Terkait hasil akhir seleksi, Ambrosius memastikan tidak ada sistem gugur selama peserta mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan, kecuali bagi yang telah melampaui batas usia sesuai ketentuan.

“Tidak ada yang tidak lulus sepanjang mengikuti proses, kecuali yang memang sudah melewati batas usia,” pungkasnya.

Dengan tahapan yang semakin ketat dan terukur, seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin pendidikan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas dan tangguh dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan di NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *