TOMBAKRAKYAT.COM-SUMENEP, Rabu 31 Desember 2025, hari menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Aktivis Kepulauan Sapudi, Salam, mengingatkan kembali janji PT Dharma Dwipa Utama (DDU) terkait pergantian kapal Wichitra Dharma 1 yang melayani rute Kalianget–Sapudi–Jangkar, yang dijadwalkan terealisasi pada Januari 2026.
Menurut Salam, pergantian kapal tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat kepulauan, khususnya warga Sapudi yang selama ini sangat bergantung pada transportasi laut sebagai urat nadi mobilitas dan distribusi logistik.
“Pergantian kapal Wichitra Dharma1 jangan hanya sekadar mengganti dengan kapal yang lebih besar, tetapi harus benar-benar layak, aman, dan dalam kondisi prima demi keselamatan penumpang,” tegas Salam.
Ia menekankan agar kejadian-kejadian sebelumnya, seperti kapal macet di tengah perjalanan, tidak kembali terulang. Menurutnya, insiden semacam itu bukan hanya merugikan secara waktu dan ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa penumpang.
Peringatan ini dinilai semakin penting mengingat dalam waktu dekat akan memasuki musim mudik, baik bagi para perantau asal Sapudi maupun santri yang akan pulang ke kampung halaman. Lonjakan penumpang diprediksi akan terjadi, sehingga kesiapan armada menjadi faktor krusial.
“Jangan sampai masyarakat kembali menjadi korban akibat kapal yang tidak siap operasi. Momentum awal tahun 2026 harus menjadi bukti keseriusan PT DDU dalam melaksanakan jargon andalannya yakni mengutamakan keselamata,kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat kepulauan,” tambahnya Rabu 31 Desember 2025.
Eks Aktivis Unmuh Surabya itu berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun operator pelayaran terlebih PT DDU, dapat merealisasikan janji pergantian kapal tepat waktu serta memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan telah memenuhi standar pelayaran.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi dan mengawal realisasi kebijakan tersebut demi kepentingan bersama dan keselamatan pengguna jasa laut di wilayah Kepulauan Sapudi.












