KARANGANYAR, TOMBAKRAKYAT.com – Minggu (11/1/2016): Resto Domba Lawu, Karangpandan, Karanganyar, menjadi lokasi penyelenggaraan Pelatihan Beternak Ayam Kampung Petelur. Kegiatan ini bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan yang dapat diraih melalui usaha yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pelatihan ini diselenggarakan dengan fokus utama untuk memberikan edukasi komprehensif serta pemberdayaan kepada masyarakat. Sasaran utamanya adalah mengajarkan cara-cara kreatif dalam memenuhi kebutuhan ketahanan pangan keluarga dengan mengelola ternak ayam kampung Petelur unggulan.
Tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan gizi berupa protein hewani yang sangat penting bagi kesehatan seluruh anggota keluarga, ternak ayam kampung petelur juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Pendapatan tambahan dari penjualan telur maupun ayam yang sudah siap panen dapat membantu meningkatkan kesejahteraan finansial keluarga secara bertahap.
Pembinaan untuk Pemula
Mentor pelatihan, Priana, dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan ini khusus dirancang untuk pemula yang ingin memulai usaha ternak ayam kampung. Tidak berhenti hanya pada sesi pelatihan tatap muka, program ini juga akan dilanjutkan dengan tahap pendampingan berkelanjutan. Pendampingan bertujuan untuk memastikan peserta dapat menerapkan ilmu yang didapatkan dengan benar dan mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama proses pemeliharaan.

Jenis Ayam Kampung yang Direkomendasikan
Untuk memastikan hasil yang optimal, dua jenis ayam kampung unggulan direkomendasikan dalam pelatihan ini:
Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) – Jenis ayam yang telah melalui proses seleksi dan pengembangan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Peternakan, memiliki produktivitas telur yang lebih baik dibandingkan ayam kampung konvensional.
Ayam ELBA – Ayam kampung yang dikenal dengan ketahanannya terhadap penyakit dan kualitas telur yang tinggi.
Profil Mentor Berpengalaman
Priana sendiri bukanlah orang baru dalam dunia peternakan ayam. Pria berasal dari Indramayu yang saat ini menetap di Matesih, Karanganyar, memiliki kandang ternak yang dapat dijadikan rol model bagi para peserta.
Dukungan untuk Program Ketahanan Pangan
Program Ketahanan Pangan pemerintah Presiden Prabowo, telah dijalankan tidak hanya oleh pihak pemerintah, tetapi juga didukung oleh berbagai kalangan swasta yang peduli dengan isu ketahanan pangan nasional. Kolaborasi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci dalam menyebarkan ilmu dan fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Peluang Kerjasama Menjanjikan
Sebagai nilai tambah, dalam pelatihan ini juga diperkenalkan peluang kerjasama yang menguntungkan. Ada pihak penampung yang siap membeli hasil usaha peserta berupa telur ayam kampung. Hal ini memberikan jaminan bagi para peserta bahwa produk yang dihasilkan akan memiliki pasar yang siap, sehingga dapat langsung memberikan penghasilan bagi keluarga. Dengan demikian, ternak ayam kampung petelur tidak hanya berperan dalam mencukupi kebutuhan nutrisi keluarga tetapi juga berperan sebagai sumber pendapatan tambahan yang potensial.
Respon Positif dari Masyarakat
Sekitar 140 peserta antusias mengikuti pelatihan, melebihi kuota yang telah ditetapkan yaitu 100 peserta. Tidak hanya berasal dari wilayah Soloraya (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, dan Karanganyar), tetapi juga dari kota-kota terdekat di Jawa Timur seperti Magetan dan Madiun.













semoga peserta pelatihan Ternak ayam ini bisa menyerap ilmu yang disampaikan oleh Narasumber sehingga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari hari serta mendapatkan kesuksesan dalam berternak ayam dan dapat menumbuhkan perekonomian dengan baik.,
Amin