DAERAH

Warga Tanam Pisang di Jalan Rusak, Pemkab Indramayu Akhirnya Janjikan Betonisasi Rp3,5 Miliar

55
×

Warga Tanam Pisang di Jalan Rusak, Pemkab Indramayu Akhirnya Janjikan Betonisasi Rp3,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Istimewa

INDRAMAYU —TombakRakyat.com Aksi protes warga Desa Gadingan Blok Tanjung, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu yang menanami pohon pisang di sepanjang jalan rusak akhirnya mendapat respons dari pemerintah daerah. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, , bersama Camat Sliyeg, , turun langsung meninjau lokasi jalan kabupaten tersebut pada Senin (30/3/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan rencana proyek betonisasi jalan penghubung Desa Gadingan Blok Tanjung yang selama ini dikeluhkan warga karena kerusakannya cukup parah. Aksi menanam pohon pisang di tengah jalan sebelumnya dilakukan masyarakat sebagai simbol protes atas lambannya penanganan infrastruktur yang dinilai telah bertahun-tahun diabaikan.

Baca Juga  Libatkan HATTRA di Pos Mudik, Dinkes Indramayu Dinilai Lepas Tangan Soal Dukungan Petugas

Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur ketika hujan membuat aktivitas warga terganggu. Para petani, yang menjadi mayoritas penduduk setempat, kerap mengalami kesulitan saat mengangkut hasil panen menuju pasar maupun pusat kota.

Dalam keterangannya kepada masyarakat dan awak media, Maulana Malik menjelaskan bahwa tim teknis dari Dinas PUPR telah melakukan penghitungan kebutuhan anggaran serta panjang ruas jalan yang akan diperbaiki.

“Setelah dilakukan pengecekan oleh tim, panjang jalan yang akan dibetonisasi sekitar 1,4 kilometer dengan estimasi anggaran kurang lebih Rp3,5 miliar,” ujarnya.

Baca Juga  Klaten Gelar CSR Award 2025, Apresiasi Kontribusi Dunia Usaha dalam Pembangunan Daerah

Ia menambahkan, proyek tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada awal Mei 2026 setelah proses administrasi dan lelang proyek selesai dilaksanakan.

Menurut Maulana, pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan konektivitas wilayah di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Camat Sliyeg Opik Hidayat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan penanganan jalan tersebut. Ia memastikan pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

Baca Juga  Terobos Jalan Berlumpur & Desa Terisolir, Polres Bener Meriah Dan Bhayangkari Antar Bantuan Kemanusiaan

“Kami atas nama pemerintah daerah memohon maaf dan akan terus mendorong agar pembangunan jalan ini segera terlaksana,” katanya.

Di sisi lain, warga Desa Gadingan Blok Tanjung menyambut positif rencana betonisasi tersebut. Salah satu warga, Ahmad, berharap proyek itu benar-benar direalisasikan sesuai jadwal.

“Kami berharap pembangunan ini tidak hanya menjadi janji. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas warga,” ujarnya.

Jika terealisasi tepat waktu, pembangunan jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Sliyeg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *