BERITAEdukasiSOCIAL & BUDAYA

Aksi Nyata Perempuan Jaga Bumi, Nawal Arafah Yasin Sebar Eco Enzyme dan 1.000 Bibit Ikan di Sendang Senjoyo

55
×

Aksi Nyata Perempuan Jaga Bumi, Nawal Arafah Yasin Sebar Eco Enzyme dan 1.000 Bibit Ikan di Sendang Senjoyo

Sebarkan artikel ini

SEMARANG,TOMBAK RAKYAT.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengajak kaum perempuan untuk tampil sebagai srikandi penjaga peradaban melalui aksi ekologis yang nyata.

Peran perempuan dinilai sangat strategis dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang.

Pesan tersebut disampaikan Nawal dalam Puncak Semarak Milad ke-95 PW Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah bertema “Aksi Ekologis untuk Kehidupan Berkelanjutan”. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Wisata Mata Air Sendang Senjoyo, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (14/6/2026).

Baca Juga  Polemik Musancab PDI-P Blora, Wartawan Kecewa Dilarang Masuk

Dalam aksi tersebut, istri Wakil Gubernur Jateng Gus Taj Yasin ini bersama kader PW Nasyiatul Aisyiyah menyebarkan puluhan botol eco enzyme dan menebar 1.000 bibit ikan.

Langkah ini bertujuan untuk menetralkan pencemaran, memperbaiki kualitas air, serta menjaga kelestarian ekosistem perairan lokal.

“Hari ini Nasyiatul Aisyiyah telah melakukan kegiatan ekologis yang sangat luar biasa. Harapannya ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Jawa Tengah untuk ikut serta menjaga lingkungan,” ujar Nawal, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jateng.

Baca Juga  Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polresta Cirebon Periksa Perlengkapan Pengaturan Lalu Lintas

Nawal menyoroti tantangan lingkungan di Jateng yang makin nyata, mulai dari dampak perubahan iklim seperti banjir dan longsor, hingga persoalan sampah yang mencapai 6 juta ton per tahun.

Foto : istri Wakil Gubernur Jateng Gus Taj Yasin  bersama kader PW Nasyiatul Aisyiyah menyebarkan puluhan botol eco enzyme dan menebar 1.000 bibit ikan di kawasan Wisata Mata Air Sendang Senjoyo, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (14/6/2026).

Mengingat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menargetkan Jateng Bebas Sampah pada 2028, kolaborasi dari unit terkecil seperti keluarga sangatlah mutlak diperlukan.

“Jadikan pengabdian ekologis sebagai dakwah kita, salah satu jihad kita. Bukan hanya pemahaman, tetapi juga mampu mengubah pola masyarakat menjadi peduli lingkungan,” tegasnya.

Baca Juga  Semangat Hari Kebangkitan Nasional Bergema di Penjaringan, Aparatur dan TNI-Polri Bersatu Jaga Tunas Bangsa

Sementara itu, Ketua PW Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah, Monica Subastia, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari implementasi program Ibu Jaga Bumi.

Cairan eco enzyme yang dituangkan ke sendang merupakan hasil olahan mandiri kader dari limbah organik rumah tangga. Sedangkan 1.000 bibit ikan yang ditebar terdiri dari jenis mujair, bawal, nila, dan uceng untuk menjaga rantai makanan sekaligus mendukung ketahanan pangan warga di sepanjang aliran hilir sungai.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *