WONOGIRI ,TOMBAK RAKYAT.COM – Guna mengantisipasi tingginya angka pencari kerja, terutama dari kalangan lulusan baru (fresh graduate), Pemerintah Kabupaten Wonogiri kembali menyelenggarakan bursa kerja bertajuk Wonogiri Job Fair 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) ini memicu antusiasme luar biasa dari masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung B Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri ini berlangsung selama dua hari, yakni 21–22 April 2026.Sebanyak 34 perusahaan dari berbagai sektor turut berpartisipasi dengan menawarkan total 6.700 lowongan pekerjaan.
Wujud Komitmen Perluasan Kesempatan Kerja
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, hadir langsung untuk membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Job Fair tahun ini memiliki makna istimewa karena digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja,” ujar Setyo Sukarno saat meninjau sejumlah stan perusahaan.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab terus mendorong visi “Wonogiri yang berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan”. Hal ini diupayakan melalui penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas SDM, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif.
Capaian Positif: Angka Pengangguran Terendah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan keberhasilan Wonogiri dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Berdasarkan data Maret 2025, angka kemiskinan turun menjadi 9,59 persen dari sebelumnya 10,71 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran pada tahun 2025 tercatat hanya 2,16 persen.
“Capaian ini menjadikan Wonogiri sebagai salah satu daerah dengan tingkat pengangguran terendah di Jawa Tengah. Hal ini tidak lepas dari meningkatnya investasi dan berbagai program pelatihan kerja yang berhasil menyerap tenaga kerja lokal,” tegasnya.
Peningkatan Kualitas SDM
Meski iklim investasi semakin transparan dan responsif, Bupati mengingatkan bahwa hal tersebut harus dibarengi dengan kualitas SDM yang unggul.
Pemkab Wonogiri pun terus menggencarkan berbagai program pendukung, seperti:
- Beasiswa mahasiswa berprestasi dan sekolah gratis.
- Pelatihan berbasis kompetensi melalui Balai Latihan Kerja (BLK).
- Program pemagangan dan penguatan Bursa Kerja Khusus (BKK) di tingkat SMK.
Menutup sambutannya, Setyo Sukarno mengapresiasi perusahaan yang berpartisipasi dan berpesan kepada para pencari kerja agar terus meningkatkan keterampilan untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Semoga Wonogiri Job Fair 2026 ini mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja secara signifikan dan memperkuat sinergi antara dunia usaha dengan tenaga kerja lokal kita,” pungkasnya.












