Semarang, tombakrakyat.com – Suasana SMA Negeri 7 Semarang tampak berbeda pada Minggu pagi (15/2/2026). Sejak pukul 06.30 WIB, ratusan karateka berbaju putih bersih telah memadati lapangan. Mereka berkumpul untuk mengikuti agenda rutin enam bulanan Gashuku (latihan bersama) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Cabang Olahraga Bela Diri INKAI (Institut Karate-Do Indonesia) Kota Semarang.

Kegiatan yang berlangsung lancar hingga pukul 13.00 WIB ini diawali dengan tradisi karate dan sambutan hangat dari Ketua Umum INKAI Kota Semarang, Bapak Drs. Abadi Akbar, Dan IV. Sebanyak 108 peserta dari 9 Ranting/Dojo di seluruh penjuru Semarang hadir dengan penuh antusiasme.
Dalam sambutannya, Drs. Abadi Akbar menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ujian teknis, melainkan pondasi untuk mencetak atlet masa depan.
“Para kohei ini adalah cikal bakal atlet Kota Semarang. Untuk mengawali kebangkitan INKAI di kota ini, diperlukan dukungan orang tua dan event-event pertandingan untuk meningkatkan prestasi,” ujar beliau.
Sebagai langkah konkret, INKAI Kota Semarang berencana menggelar turnamen antar-Dojo dalam waktu dekat. Harapannya, kompetisi tersebut dapat menjadi pemicu semangat para karateka muda untuk meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Dukungan penuh dari orang tua murid menjadi bahan bakar utama keberhasilan acara ini. Berbagai alasan positif terlontar dari mereka yang setia mendampingi anak-anaknya dalam UKT kali ini. “Olahraga Karate menjadi pilihan untuk memperbaiki postur tubuh dan meningkatkan kepercayaan diri,” ujar Ibu stefani dari Dojo Shinobu Merby. Ibu Chila dari Dojo yang sama, mengakui bahwa tantangan awal adalah melatih kedisiplinan. “Awalnya anak-anak merasa malas, tapi setelah mulai latihan, mereka justru sangat senang dan bersemangat.” Seorang Wali Murid Dojo Binsan Athletes, memilih karate sebagai sarana menyalurkan energi anak ke hal positif sekaligus membekali mereka dengan keterampilan bela diri.

Puncak acara yang paling dinantikan adalah pengumuman hasil ujian. Senpai Sarwadi, Dan III selaku Guru Penguji, menyampaikan rasa syukurnya atas progres yang ditunjukkan para peserta.
“Alhamdulillah, dari setiap tingkatan semua dinyatakan lulus naik jenjang. Kami juga mengumumkan tiga peserta sebagai Best of the Best, yaitu Ada 2 peserta dari Dojo Bintang dan 1 peserta dari Dojo Binsan Athletes dimana hal ini untuk memotivasi yang lain agar meningkatkan prestasinya,” jelas Senpei Sarwadi.
Penyematan Sabuk bagi peraih Best of the Best dilakukan langsung oleh Ketua Umum INKAI Kota Semarang, Bapak Drs. Abadi Akbar, Dan IV dan Bapak Kompol R. Arsadi K.S. M.H.
Gashuku dan ujian ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan langkah awal menuju panggung yang lebih besar. Dengan disiplin yang tertanam dan semangat yang membara, 108 karateka ini bukan sekadar mengejar sabuk baru, melainkan sedang membentuk karakter baja yang siap mengharumkan nama Kota Semarang di masa depan. Osh!












