Warta DesaRELIGI

Haul Ke-126 Leluhur Kalibening–Mojoranu, Tradisi Doa Bersama yang Menyatukan Masyarakat

114
×

Haul Ke-126 Leluhur Kalibening–Mojoranu, Tradisi Doa Bersama yang Menyatukan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

JOMBANG,Tombakrakyat.com—Masyarakat Dusun Kalibening dan Mojoranu kembali menggelar Haul ke-126 untuk mengenang serta mendoakan para leluhur dan sesepuh desa. Kegiatan keagamaan yang berlangsung selama tiga hari ini terbuka bagi seluruh masyarakat sebagai ruang mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai spiritual.

Kepala Desa Tanggalrejo, Dimas Wahyu Ramadhana yang akrab disapa Mas Dhona, bersama perangkat dan staf desa turut hadir serta mendukung penuh kegiatan ini. Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk nyata komitmen menjaga tradisi, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus merawat warisan budaya leluhur.

Baca Juga  Sejumlah Wilayah di Kecamatan Bongas Terendam Banjir

Haul ini menjadi momentum spiritual penting yang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menguatkan nilai kebersamaan, keimanan, serta penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa bagi kehidupan masyarakat hari ini.

Beragam kegiatan religius digelar, mulai dari istighosah, khotmil Qur’an, pembacaan sholawat, diba’, musyarokah, hingga doa bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Fatayat dan Muslimat. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menjadi ciri khas peringatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Baca Juga  Resmi Dilantik Bupati, 5 Kuwu Krangkeng Langsung Sertijab: Camat Tegaskan Komitmen Bangun Desa

Lebih dari sekadar seremonial, haul ini menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga adat budaya leluhur, memperkuat persaudaraan sosial, serta merawat keseimbangan hidup dengan alam sebagai bagian dari warisan yang harus dilestarikan bersama.

Kegiatan ini diselenggarakan masyarakat bersama unsur keagamaan sebagai wujud pelestarian tradisi Islam Nusantara yang menekankan doa, silaturahmi, dan harmoni kehidupan.

Baca Juga  Nabi Nuh dan Bahtera Penyelamat: Kisah Iman yang Tak Tenggelam oleh Ejekan

Masyarakat luas diundang untuk hadir, berdoa bersama, serta merasakan langsung nilai kebersamaan dan keberkahan dari tradisi yang telah diwariskan lintas generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *