OLAH RAGA

Menpora Erick Thohir Dorong Penataan Kalender Olahraga Nasional Demi Cetak Atlet Masa Depan

239
×

Menpora Erick Thohir Dorong Penataan Kalender Olahraga Nasional Demi Cetak Atlet Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Menpora Erick Thohir dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan pers usai upacara penutupan POPNAS dan PEPAPERNAS 2025

TOMBAKRAKYAT.COM, JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menekankan pentingnya penataan kalender event olahraga nasional agar lebih terstruktur dan berkesinambungan dalam mencetak atlet-atlet masa depan. Hal tersebut disampaikan Erick dalam upacara penutupan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPAPERNAS) XI yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (9/11/2025).

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

“Tadi baru bicara dengan Pak Gubernur, ke depan kita harus konsolidasi olahraga nasional, salah satunya terkait jadwal kompetisi,” ujar Erick.
“Saya minta kalendernya rapi, baik SEA Games, Asian Games, Olimpiade, PON, termasuk Pekan Olahraga Pelajar dan tentu yang Para. Ini yang saya minta agar ada konsolidasi, supaya jangan sampai antara event satu dan lainnya tidak menyambung dan akhirnya tidak menghasilkan atlet masa depan kita,” tambahnya.

Erick menjelaskan, ajang seperti POPNAS dan PEPAPERNAS memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda serta menjadi wadah pembibitan atlet nasional. Selain itu, penyelenggaraan event olahraga juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui sektor pariwisata olahraga (sport tourism).

“Pak Pram tak hanya menyajikan sebuah event olahraga, tetapi juga pesan yang kuat — bukan hanya tentang siapa yang juara, tetapi tentang perjuangan untuk menjadi juara. Dari sinilah kita berharap lahir pemuda-pemudi yang patriotik, cinta tanah air, dan tidak mudah dipecah belah,” kata Erick.
“Yang luar biasa, Pak Pram tadi juga menyampaikan bahwa olahraga ini membangun sport tourism. Jadi ini dampak ekonomi yang luar biasa dan harus terus kita dorong,” jelasnya.

Pada ajang POPNAS XVII, DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan total 221 medali, terdiri atas 101 emas, 56 perak, dan 64 perunggu. Kontingen tuan rumah unggul jauh dari Jawa Tengah yang menempati posisi kedua dengan raihan 58 emas, 39 perak, dan 56 perunggu.

Baca Juga  Ribuan Pelari Semarakan Kendal Berdikari Fun Run 2025

Maksimalkan Fasilitas Ragunan

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan komitmennya untuk menjaga kesinambungan prestasi atlet daerah melalui optimalisasi fasilitas olahraga di Ragunan.

“Jakarta memiliki sejarah panjang dalam pembinaan atlet pelajar. Kami tengah mempertimbangkan pemanfaatan fasilitas di Ragunan agar lebih maksimal,” ujar Pramono.

Sebagai informasi, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Ragunan telah melahirkan sejumlah atlet nasional berprestasi seperti Bambang Pamungkas, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Egy Maulana Vikri.

Baca Juga  ICCA Genjot Prestasi Olahraga Daerah Lewat Pelatihan Nasional Pelatih Fisik Level 1 di Yogyakarta

Dengan penataan kalender olahraga yang lebih terstruktur dan dukungan fasilitas pembinaan yang optimal, pemerintah berharap lahir lebih banyak atlet muda yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *