SURAKARTA, TOMBAKRAKYAT.com – Organisasi masyarakat baru bernama PASIBA SORA (Paseduluran Sinau Bareng Se-Solo Raya) secara resmi dideklarasikan pada Kamis, 29 Januari 2026, sebagai wadah kebersamaan dan pembelajaran bagi komunitas terapis di Solo Raya.
Pertemuan perdana berlangsung di Gg. Latar Ireng 4 RT 002 RW 002, Bumi Laweyan, Surakarta, dengan dihadiri sekitar 50 praktisi therapist dari Kota Solo, Karanganyar, Klaten, Sragen, Sukoharjo, dan Boyolali. Para peserta merupakan ahli di bidang pijat, bekam, totok, dan herbalis, yang bersatu dalam semangat persaudaraan.

Ketua periode perdana Wawan Bonx menekankan visi organisasi sebagai wadah saling mengisi dan belajar. “Di sini tidak ada yang merasa paling pintar. Kita semua datang untuk belajar hal-hal baru guna meningkatkan wawasan dan keilmuan, baik dalam teknis terapi maupun manajemen usaha,” ujarnya.
Selain membahas struktur organisasi, acara juga diisi dengan pelatihan kapasitas tentang “Hypno Selling” – teknik komunikasi persuasif untuk dunia jasa terapi. Pelatihan ini diharapkan membantu anggota meningkatkan daya saing dan omzet usaha. “Banyak dari kita ahli dalam teknik terapi, tetapi mungkin kurang dalam komunikasi kepada klien. Materi ini diharapkan membangun kepercayaan dan mendongkrak pendapatan,” jelas salah seorang panitia.

Antusiasme peserta sangat tinggi dengan suasana kekeluargaan dan diskusi cair. Dengan adanya PASIBA SORA, diharapkan para praktisi dapat bersilaturahmi, berkembang bersama, dan meningkatkan standar pelayanan kesehatan tradisional dan komplementer. Sebagai penutup, disepakati bahwa pertemuan rutin akan terus diadakan dengan tema yang relevan bagi anggota.












