Purworejo – TombakRakyat.com, Pembangunan jalan usaha tani (JUT) di Dusun Bojongankidul, Desa Prapaglor, Kecamatan Pituruh, yang dibiayai menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2025, kini hampir selesai dan memasuki tahap akhir. Proyek sepanjang 180 meter ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah desa dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendukung kegiatan pertanian warga.
Kaur Keuangan Desa Prapaglor, Makmudin, saat ditemui pada hari ini di lokasi pembangunan, 9 Desember 2025, menjelaskan bahwa progres pembangunan berjalan lancar berkat koordinasi yang solid antara pemerintah desa, tim pelaksana kegiatan, dan masyarakat.

“Alhamdulillah pembangunan jalan usaha tani ini hampir selesai. Dana Desa tahap II juga sudah cair, sehingga proses pekerjaan bisa terus dilanjutkan tanpa hambatan. Kami berharap setelah selesai, jalan ini bisa memberikan manfaat besar bagi para petani kita,” ujar Makmudin.
Ia menambahkan bahwa JUT tersebut akan mempermudah mobilitas petani dalam mengangkut hasil panen dan mempercepat akses menuju lahan pertanian, terutama di musim hujan yang biasanya membuat jalur pertanian sulit dilalui.
Apresiasi juga datang dari warga setempat. Waryono, salah satu warga Bojongankidul, menyampaikan rasa terima kasihnya atas upaya pemerintah desa dalam merealisasikan pembangunan yang sudah lama dinantikan masyarakat.
“Kami sebagai warga sangat mengapresiasi proses pembangunan jalan usaha tani ini. Terima kasih kepada pemdes yang telah bekerja keras dan mendengarkan kebutuhan warga. Keberadaan jalan ini sangat bermanfaat untuk kami para petani,” ungkap Waryono.
Keterangan Kepala Desa Prapaglor, Ibu Heti Kusnani, S.Pd

Kepala Desa Prapaglor, Ibu Heti Kusnani, S.Pd., menjelaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting dalam pemerataan pembangunan di berbagai dusun di Desa Prapaglor.
“Selain pembangunan jalan usaha tani di Bojongankidul, pada tahun 2025 kami juga telah merealisasikan pembangunan di sejumlah titik, yaitu Dusun Citran, Dusun Krajan, Dusun Bojongan Kidul, Dusun Bojongan Lor, serta kawasan Petilasan. Selain itu, ada pula pembangunan irigasi dan drainase di beberapa lokasi untuk mendukung kelancaran aliran air dan meningkatkan kualitas lingkungan,” ujar Kades Heti.
Beliau menegaskan bahwa seluruh pembangunan tersebut merupakan upaya pemerintah desa untuk meningkatkan infrastruktur dasar dan menunjang aktivitas ekonomi warga, terutama para petani.
Dengan hampir rampungnya proyek JUT ini, Pemdes Prapaglor berharap kualitas infrastruktur pertanian semakin baik sehingga mampu mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Setelah tahap finishing selesai, JUT Bojongankidul akan masuk proses pemeriksaan sebelum dinyatakan selesai dan siap dimanfaatkan.












